Jakarta -
Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) menguji kesiapan Timnas Padel Indonesia melalui laga internasional melawan Kazakhstan. Pertandingan ini menjadi bagian dari upaya PBPI mematangkan tim menuju Asian Games 2026.
Indonesia menurunkan empat pasang. Sektor putri diisi Novela Rezha/Beatrice Gumulya, sementara sektor putra diisi Bryan Husin/Irfandy Hendrawan, Edison Alvin/Giorgio Soemarno, dan Afullah Paul/Valentinus Adyasmaka.
Pertandingan digelar di Rana Grounds, Jakarta, Senin (13/7/2026) siang hingga malam. Hasilnya, ganda putri Indonesia membuka laga dengan hasil positif. Novela/Beatrice berhasil mengalahkan wakil Kazakhstan dengan skor 6-0, 6-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agenda ini bagus menurut saya karena kita bisa scouting lawan nanti bagaimana di Asian Games, sekaligus latihan chemistry dengan pasangan," ujar Novela dalam rilis federasi, Selasa (14/7/2026).
Wakil Ketua Umum I PBPI Mochtar Sarman mengatakan uji coba ini digelar karena tim Kazakhstan sedang berada di Indonesia untuk mengikuti turnamen FIP Bronze.
Indonesia sebagai tuan rumah memakai kesempatan itu untuk menguji kemampuan para atletnya, di luar turnamen yang berlangsung.
"Kebetulan tim Kazakhstan sedang berada di Indonesia untuk mengikuti FIP Bronze. Jadi kami rasa ini kesempatan yang baik untuk sekalian kita uji coba timnas kita," kata Mochtar.
Mochtar memastikan skuad yang akan tampil di Asian Games 2026 sudah ditentukan. Namun, pengumuman resmi nama atlet yang ditunjuk akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Nah kami coba tes, kira-kira nanti di Asian Games seperti apa istilahnya. Jadi ini sparring, saya rasa ini cukup bagus, kita harus sering-sering begini," tambahnya.
Soal persaingan di Asia, Mochtar menyebut Kuwait dan Qatar sebagai kekuatan utama. Namun untuk Asia Tenggara, ia optimistis Indonesia mampu bersaing.
Adapun target di Asian Games 2026, PBPI memasang ekspektasi berbeda di sektor putra dan putri. Namun, dengan jadwal uji coba yang terus diagendakan, PBPI berharap Timnas Padel Indonesia bisa tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik untuk Indonesia di Asian Games 2026.
"Untuk tim putra, kita tidak mempunyai target yang cukup wah, saya rasa dari Ketum (Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita) sendiri kalau bisa mendapatkan lima besar kita sudah sangat happy ya," Mochtar mengungkapkan.
"Tapi yang pressure ini sebenarnya dari tim putri, kita harus lebih baik dari Piala Asia kemarin di perunggu. Tapi ya kita lihat nanti, kita akan berikan yang terbaiklah," katanya.
(mcy/aff)