Tzu Chi Hospital Hadirkan Precision Medicine yang Tepat Sasaran

calendar_today 24.07.2026 - person  - timer ~

Perbedaan tersebut menegaskan bahwa setiap pasien memiliki faktor biologis dan genetik yang perlu dipahami secara lebih mendalam. 

Oleh karena itu, pendekatan pengobatan yang terlalu umum sering kali belum cukup untuk menjawab kebutuhan medis masing-masing individu.

Perkembangan ilmu kedokteran kemudian mendorong hadirnya layanan kesehatan yang lebih personal. 

Salah satu pendekatan yang kini semakin relevan adalah precision medicine, yaitu metode pencegahan, diagnosis, dan terapi yang mempertimbangkan karakteristik biologis, genetik, gaya hidup, dan kondisi klinis pasien.

Dengan pendekatan ini, keputusan medis tetap mengacu pada profil unik pasien dan penyakit yang dialaminya. Hasilnya, dokter dapat menyusun strategi perawatan yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Baca Juga: Door to Door, Relawan Tzu Chi ASG Verifikasi Penerima Beras Cinta Kasih

Apa Itu Precision Medicine?

Precision medicine adalah pendekatan medis yang mempertimbangkan karakteristik biologis dan genetik setiap pasien dalam proses pencegahan, diagnosis, hingga pemilihan terapi dan follow up post terapi.

Jika pada pendekatan konvensional pasien dengan diagnosis yang sama dapat menerima terapi serupa, maka precision medicine berupaya melihat kondisi pasien secara lebih mendalam. 

Untuk menentukan pilihan terapi yang lebih sesuai, dokter akan mengacu pada informasi seperti profil genetik, biomarker, riwayat klinis, gaya hidup, hingga respons tubuh.

Dengan pendekatan ini, pengobatan tidak lagi sepenuhnya menggunakan konsep “satu terapi untuk semua”. 

Justru, terapi dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing individu.

Tzu Chi Hospital turut menghadirkan pendekatan precision medicine sebagai bagian dari upaya mendukung pengobatan yang lebih personal dan tepat sasaran.

Mengapa Pasien Perlu Precision Medicine?

Sebagaimana diketahui, perkembangan ilmu kedokteran terus mengalami transformasi dari waktu ke waktu. 

Pada abad ke-19, pengobatan masih banyak didasarkan pada pengalaman empiris dan pengamatan klinis. 

Namun memasuki abad ke-20, pendekatan medis berkembang menjadi lebih sistematis dengan landasan bukti ilmiah atau evidence-based medicine.

Dalam praktiknya, pasien dengan diagnosis yang sama dan mendapatkan terapi serupa tidak selalu menunjukkan hasil pengobatan yang sama. 

Ada pasien yang merespons terapi dengan baik, sementara pasien lain mungkin membutuhkan pendekatan berbeda.

Kondisi inilah yang membuat precision medicine menjadi penting. Melalui pemeriksaan tertentu, seperti pemeriksaan genomik dan imunohistokimia atau IHK, tenaga medis dapat memahami karakteristik penyakit secara lebih mendalam.

Informasi tersebut kemudian dapat membantu dokter dalam menentukan pendekatan diagnosis dan terapi yang lebih sesuai dengan kondisi pasien.

Baca Juga: Agung Sedayu Group dan Buddha Tzu Chi Indonesia Dorong Karyawan Jadi Relawan Kemanusiaan

Masa Depan Precision Medicine

Precision medicine menjadi salah satu langkah dalam transformasi layanan kesehatan saat ini. Pendekatan ini membantu tenaga medis melihat pasien secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan diagnosis penyakit.

Di masa depan, kolaborasi antara dokter, tenaga laboratorium, ahli genetika, peneliti, dan tenaga kesehatan lainnya akan menjadi semakin penting. 

Kolaborasi ini dibutuhkan agar inovasi precision medicine dapat diterjemahkan menjadi layanan yang aman, relevan, dan bertanggung jawab bagi pasien.

Bagi Anda sebagai pasien, precision medicine dapat menjadi pendekatan yang membantu proses pengobatan menjadi lebih terarah. 

Namun, pemeriksaan dan terapi yang dilakukan tetap harus berdasarkan evaluasi dokter sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Cara Kerja Precision Medicine

Precision medicine bekerja dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai informasi dari pasien hingga karakteristik biologis penyakitnya. 

Secara umum, cara kerja precision medicine meliputi beberapa tahap, di antaranya:

1. Menganalisis Informasi Genetik dan Biologis Pasien

Precision medicine dapat menggunakan pemeriksaan genomik atau proses sequencing untuk membaca urutan DNA seseorang. 

Urutan DNA ini dapat menginformasikan dokter mengenai variasi genetik tertentu yang mungkin berperan dalam risiko penyakit atau respons terhadap pengobatan.

Pada kanker, misalnya, pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui biomarker, mutasi genetik, atau perubahan protein pada sel kanker.

2. Menghubungkan Faktor Genetik dengan Faktor Eksternal

Kondisi kesehatan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh genetik, tetapi juga oleh faktor eksternal, seperti lingkungan dan gaya hidup. 

Karena itu, precision medicine juga akan mempertimbangkan pola hidup dan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Dengan begitu, dokter dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi pasien.

3. Menentukan Terapi yang Lebih Sesuai

Setelah informasi pasien dianalisis, hasilnya dapat kamu gunakan untuk menentukan diagnosis dan pilihan terapi yang lebih sesuai.

Pendekatan ini tidak menggantikan peran dokter, tetapi hanya sebagai alat pendukung dalam pengambilan keputusan klinis. 

Harapannya, dokter dapat memilih terapi yang lebih personal supaya hasil pengobatan yang lebih optimal.

Jenis Penyakit yang Dapat Didukung dengan Precision Medicine

Penerapan precision medicine kini semakin berkembang dalam berbagai bidang medis. Pasalnya, pendekatan ini memungkinkan dokter melihat penyakit secara lebih spesifik.

Precision medicine banyak digunakan pada penyakit yang memiliki karakteristik kompleks. Salah satunya kanker.

Namun ada juga beberapa jenis penyakit yang dapat didukung dengan pendekatan precision medicine, antara lain:

  • Kanker: Precision medicine bertujuan untuk memahami karakteristik biologis sel kanker. Dengan begitu, dokter dapat mempertimbangkan terapi sesuai kondisi pasien.

  • Penyakit Langka atau Kelainan Genetik: Pada penyakit langka yang berkaitan dengan mutasi genetik, precision medicine dapat membantu proses identifikasi penyebabnya.

  • Gangguan Neurologis Tertentu: Pendekatan precision medicine mulai dikembangkan dalam penanganan gangguan neurologis dan penyakit neurodegeneratif. 

  • Penyakit Kardiovaskular Tertentu: Pada beberapa kondisi jantung, informasi genetik dan gaya hidup dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi pengobatan.

  • Diabetes dan Penyakit Metabolik Tertentu: Precision medicine dapat membantu mengelola penyakit metabolik dengan mempertimbangkan faktor genetik, pola makan, hingga aktivitas fisik.

  • Penyakit Autoimun: Pendekatan precision medicine dapat membantu dokter memahami karakteristik penyakit dan mempertimbangkan terapi yang lebih sesuai.

Manfaat Precision Medicine bagi Pasien

Precision medicine memberikan peluang bagi pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih personal. 

Dengan memanfaatkan informasi genetik dan karakteristik biologis penyakit, pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas perawatan pasien. 

Adapun manfaat lebih lengkapnya yaitu:

  1. Diagnosis Lebih Akurat: Precision medicine memungkinkan dokter memperoleh informasi yang lebih detail mengenai karakteristik penyakit dan kondisi pasien. 

  2. Terapi yang Lebih Tepat: Dokter dapat mempertimbangkan terapi yang memiliki peluang keberhasilan lebih baik bagi pasien.

  3. Pengobatan Lebih Efektif: Precision medicine berpotensi meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi risiko pemberian terapi yang kurang sesuai.

  4. Mendukung Terapi Berbasis Sel dan Genetik: Precision medicine juga berperan dalam pengembangan terapi lanjut berbasis sel dan genetik. 

Meski begitu, setiap keputusan pengobatan tetap perlu dilakukan melalui konsultasi dengan dokter. 

Dokter akan menilai hasil pemeriksaan, kondisi klinis, manfaat, serta potensi risiko sebelum menentukan terapi terbaik bagi pasien.

GMP Laboratory sebagai Pendukung Layanan Medis Presisi

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan layanan kesehatan yang lebih presisi, Tzu Chi Hospital tengah mengembangkan Good Manufacturing Practice atau GMP Laboratory bersama pembentukan Clinical Research Unit atau CRU.

Fasilitas GMP Laboratory dirancang dengan mengacu pada prinsip Good Manufacturing Practice atau Cara Pembuatan Obat yang Baik. 

Prinsip ini memastikan proses pengolahan produk terapi dilakukan secara konsisten, terdokumentasi, dapat ditelusuri, dan dikendalikan sesuai standar mutu serta keselamatan.

Laboratorium berstandar GMP berbeda dari laboratorium diagnostik rutin. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung proses pengolahan, penyiapan, hingga pengendalian mutu produk terapi lanjut berbasis sel dan genetik.

Produk terapi tersebut mencakup imunoterapi seperti:

  • CAR-T Cell

  • Natural Killer Cell atau NK Cell

  • Terapi sel punca atau stem cell

Pengembangan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung penanganan berbagai kondisi, seperti kanker, kelainan darah, serta penyakit langka yang disebabkan oleh mutasi genetik.

Konsultasikan Kebutuhan Precision Medicine di Tzu Chi Hospital

Jika Anda atau keluarga membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai precision medicine, Tzu Chi Hospital menghadirkan layanan kesehatan yang didukung oleh tim dokter multidisiplin dan teknologi medis modern untuk proses diagnosis dan penentuan terapi yang lebih akurat.

Dengan pendekatan ini, pasien diharapkan dapat memperoleh perawatan yang aman, personal, dan tepat sasaran.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan precision medicine di Tzu Chi Hospital, Anda dapat menghubungi:

  • Call Center: 021 5095 0888

  • WhatsApp: 0811 160 195

  • Emergency: 021 5095 0800

Dapatkan layanan precision medicine sesuai kondisi kesehatan Anda di Tzu Chi Hospital untuk mendukung pengobatan yang lebih tepat sasaran.