Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:38 WIB
Jakarta, VIVA – Aktivitas perjalanan udara internasional di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menarik. Data Badan Pusat Statistik (BPS), dikutip VIVA Selasa, (06/10/2026), mencatat jumlah penumpang angkutan udara internasional sepanjang 2025 mencapai sekitar 20,5 juta orang. Angka tersebut tumbuh 8,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya mobilitas masyarakat melalui jalur udara, termasuk perjalanan yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata. Pergerakan penumpang internasional juga berjalan beriringan dengan semakin besarnya peran sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan publikasi Tourism Satellite Account Indonesia 2023-2025, BPS mencatat sektor pariwisata memberikan kontribusi langsung terhadap perekonomian Indonesia sebesar Rp1.138,90 triliun pada 2025. Nilai tersebut setara dengan 4,78 persen dari perekonomian nasional.
Baca Juga
Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata tidak hanya berkaitan dengan jumlah orang yang melakukan perjalanan. Pergerakan wisatawan juga memiliki kaitan dengan berbagai kegiatan ekonomi, mulai dari akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, hingga berbagai layanan yang digunakan selama perjalanan.
Penumpang Internasional Kembali Naik pada Agustus 2026
Baca Juga
Perkembangan penerbangan internasional berlanjut pada 2026. BPS mencatat jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri pada Agustus 2026 mencapai 1,9 juta orang.
Jumlah tersebut meningkat 7,25 persen dibandingkan Juli 2026. Kenaikan terjadi ketika jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi lainnya justru mengalami penurunan secara bulanan.
Kenaikan penumpang internasional tersebut juga terlihat di sejumlah bandara utama Indonesia. BPS mencatat penumpang penerbangan internasional di Bandara Juanda Surabaya meningkat 11,10 persen, Soekarno-Hatta Tangerang naik 9,88 persen, Ngurah Rai Denpasar tumbuh 5,60 persen, sedangkan Kualanamu Medan meningkat 4,30 persen dibandingkan Juli 2026.
Kabar mengenai kenaikan penumpang penerbangan internasional ini juga diberitakan SWA pada 4 Oktober 2026. Mengutip data BPS, SWA melaporkan jumlah penumpang internasional pada Agustus 2026 mencapai 1,9 juta orang atau meningkat 7,25 persen secara bulanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, angka tersebut perlu dilihat secara lebih utuh. Secara tahunan, penumpang angkutan udara internasional pada Agustus 2026 tercatat turun 0,75 persen dibandingkan Agustus 2025. Sementara secara kumulatif Januari-Agustus 2026, jumlah penumpang internasional turun 0,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Artinya, kenaikan 7,25 persen pada Agustus terutama menunjukkan adanya penguatan aktivitas perjalanan dibandingkan bulan sebelumnya, bukan berarti seluruh periode 2026 sudah mencatat pertumbuhan tahunan.
Halaman Selanjutnya
Pariwisata Jadi Bagian Penting Ekonomi