Trump Temui dan Puji Mamdani: Anda Akan Jadi Wali Kota Hebat

calendar_today 22.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Wali Kota New York Zohran Mamdani dalam pertemuan singkat menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Diberitakan AFP, Trump mengatakan kepada Mamdani bahwa wali kota termuda di New York City itu bakal menjadi pemimpin hebat di masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semoga Anda akan menjadi wali kota yang hebat. Saya bisa mengatakan Anda akan menjadi wali kota yang hebat, dan Anda sudah memulai dengan baik," kata Trump kepada Mamdani dalam konferensi pers pada Senin (21/9).

Trump bertemu dengan Mamdani untuk membahas masalah penegakan hukum imigrasi serta proyek perumahan bernilai miliaran dolar.

Ini merupakan pertemuan ketiga mereka setelah Mamdani terpilih sebagai wali kota New York pada November 2025 lalu.

[Gambas:Video CNN]

Sebelum Mamdani resmi menjabat, Trump, yang merupakan Republikan, berulang kali menyerang Mamdani, seorang Demokrat, dengan menyebutnya "gila" dan "komunis".

Kendati begitu, sejak bertemu secara resmi, kedua pemimpin secara mengejutkan justru menjalin hubungan hangat.

"Kami mengapresiasi komitmen Presiden terhadap kota ini," kata Mamdani dalam konferensi pers.

Mamdani menyampaikan pertemuannya dengan Trump membahas sejumlah hal, mulai dari nasib imigran hingga proposal pembangunan 12 ribu rumah yang membutuhkan dana federal sebesar US$21 miliar (sekitar Rp375 triliun).

Mamdani mengakui ada banyak perbedaan pendapat antara dia dan Trump, namun ia berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan sang Presiden.

"Kami berdiskusi tentang pendekatan yang sangat berbeda, keyakinan yang sangat berbeda, dan saya akan terus berdiskusi dengan Presiden, dan sejujurnya dengan siapa saja yang dapat memberikan bantuan kepada warga kota ini," kata Mamdani.

Pertemuan Trump dan Mamdani terjadi ketika jaringan televisi utama AS memboikot liputan presiden sebagai protes atas keputusannya melarang tiga media, CNN, MS Nows, dan Politico, memasuki Gedung Putih.

Mamdani mengatakan telah memberi tahu Trump bahwa semua pers akan dipersilakan hadir di konferensi pers bersama mereka, yang diadakan di depan kediaman resmi wali kota.

(blq/bac)