Tren Gen Z Cari Pasangan ‘Match My Freak’, Ini Kata Pakar

calendar_today 12.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Belakangan ini, istilah 'match my freak' semakin populer di kalangan Gen Z, terutama dalam dunia kencan. Banyak anak muda mulai mencari pasangan yang dianggap memiliki kepribadian, selera humor, hingga kebiasaan unik yang sama dengan mereka. Tren ini dinilai dapat memberikan cara baru dalam menemukan pasangan yang terasa lebih nyambung dibanding sekadar memiliki hobi atau latar belakang yang serupa. Namun, para pakar hubungan mengingatkan bahwa kecocokan seperti ini belum tentu menjadi kunci hubungan yang sehat dan bertahan lama.

Istilah 'match my freak' mulai dikenal luas setelah lagu Nasty milik penyanyi Tinashe viral pada 2024. Lirik "Is somebody gonna match my freak?" kemudian berkembang menjadi ungkapan yang sering digunakan di media sosial untuk menggambarkan keinginan menemukan seseorang yang bisa menerima sekaligus memiliki sisi unik yang sama. Dalam konteks ini, 'freak' bukan berarti sesuatu yang negatif, melainkan karakter khas, kebiasaan tidak biasa, atau cara seseorang mengekspresikan dirinya yang mungkin berbeda dari kebanyakan orang.

Tren tersebut muncul di tengah budaya kencan modern yang dinilai semakin membosankan, terutama melalui aplikasi dating. Banyak percakapan terasa seragam dan hanya berputar pada pekerjaan, pendidikan, atau hobi umum. Karena itu, menemukan seseorang yang memiliki 'frekuensi' sama dianggap mampu membuat komunikasi lebih hidup dan hubungan terasa lebih menyenangkan sejak awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesamaan dalam humor, kebiasaan unik, hingga referensi yang sama memang seringkali dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan. Meski begitu, pakar hubungan dari eharmony, Susie Kim, menilai bahwa kesamaan karakter unik sebaiknya tidak dijadikan prioritas utama saat mencari pasangan. Menurutnya, hubungan jangka panjang lebih banyak ditentukan oleh kualitas yang jauh lebih mendasar.

Pasangan yang mampu bertahan lama biasanya memiliki kedewasaan emosional, mampu berkomunikasi dengan baik, dapat menyelesaikan konflik secara sehat, serta sama-sama berkomitmen untuk terus memperbaiki hubungan ketika menghadapi masalah.

Kim juga mengingatkan agar seseorang tidak terlalu cepat mengabaikan calon pasangan hanya karena tidak langsung merasa 'klik' atau memiliki kebiasaan yang sama. Menurutnya, banyak pasangan yang menjalani hubungan bahagia selama bertahun-tahun meski memiliki hobi, minat, atau kepribadian yang berbeda. Kesamaan selera memang bisa membuat hubungan terasa menyenangkan di awal, tetapi bukan faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah hubungan.

Pandangan tersebut juga diperkuat oleh penelitian Northwestern University pada 2017 yang menganalisis lebih dari 400 studi mengenai kecocokan pasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan sifat, minat, maupun karakter unik ternyata tidak dapat memprediksi apakah sebuah hubungan akan bertahan lama. Sebaliknya, pola komunikasi yang sehat, kemampuan menyelesaikan konflik, rasa aman secara emosional, serta kesamaan tujuan hidup justru menjadi fondasi yang paling kuat dalam menjaga hubungan jangka panjang.

Selain itu, Kim menyarankan agar seseorang tidak terburu-buru membuka seluruh sisi paling pribadi saat baru mengenal calon pasangan. Menjadi diri sendiri memang penting, tetapi terlalu cepat menunjukkan semua kerentanan dapat menciptakan kedekatan semu sebelum rasa saling percaya benar-benar terbentuk. Menurutnya hubungan yang sehat berkembang secara bertahap seiring meningkatnya kepercayaan dan pemahaman satu sama lain.

Pada akhirnya, tren 'match my freak' tidak sepenuhnya buruk karena dapat menjadi awal yang menyenangkan dalam proses mengenal seseorang. Namun, jika ingin membangun hubungan yang benar-benar langgeng, Gen Z disarankan untuk tidak hanya mencari pasangan yang memiliki energi atau keunikan serupa. Kecocokan nilai hidup, tujuan masa depan, kemampuan berkomunikasi, dan cara menghadapi konflik tetap menjadi faktor yang jauh lebih penting dalam menciptakan hubungan yang sehat dan bertahan lama.

(vio/vio)