REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas membagi tagihan atau split bill menjadi bagian dari kebiasaan transaksi masyarakat, terutama ketika makan bersama, berkumpul dengan teman, hingga melakukan kegiatan secara berkelompok. Perkembangan layanan pembayaran digital turut mendorong proses tersebut menjadi lebih praktis.
Kebutuhan itu kini direspons melalui fitur Split Bill pada aplikasi ShopeePay. Fitur tersebut memungkinkan pengguna membagi tagihan bersama teman melalui foto struk maupun memasukkan nominal secara manual.
Melalui fitur ini, pengguna dapat menentukan bagian tagihan masing-masing, membagikannya kepada teman, sekaligus memantau status pembayaran secara real-time. Proses yang sebelumnya kerap dilakukan melalui kombinasi kalkulator, foto struk, aplikasi pesan, dan transfer secara terpisah dapat dilakukan dalam satu layanan.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan perkembangan layanan pembayaran digital perlu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi sehari-hari.
“Patungan sudah menjadi bagian dari berbagai aktivitas sehari-hari. Melalui fitur Split Bill kami ingin membuat prosesnya lebih praktis, mulai dari membagi tagihan hingga memantau status pembayarannya langsung melalui aplikasi ShopeePay,” kata Lala, sapaan akrab Eka Nilam Dari, Rabu (30/9/2026).
Fitur Split Bill dapat digunakan dengan memindai atau mengunggah foto struk. Sistem kemudian membaca sejumlah informasi pada struk yang dapat diperiksa kembali pengguna sebelum tagihan dibagikan.
Pengguna selanjutnya dapat memilih teman yang ikut dalam patungan serta menentukan item atau bagian tagihan masing-masing. Setelah Split Bill dibuat dan dibagikan, status pembayaran dapat dipantau secara real-time.
Untuk transaksi yang tidak memiliki struk, pengguna dapat memasukkan nominal tagihan secara manual. Setelah mencantumkan nama dan total tagihan, pengguna dapat memilih teman yang ikut patungan dan menentukan nominal pembayaran masing-masing.
Proses tersebut juga dapat digunakan untuk aktivitas yang dilakukan berulang bersama orang yang sama. Aplikasi dapat menampilkan grup terbaru sehingga pengguna tidak perlu mengulang proses pemilihan anggota ketika membuat Split Bill berikutnya.
Selain melalui foto struk dan input manual, fitur Split Bill dapat dibuat dari sejumlah riwayat transaksi ShopeePay yang memenuhi ketentuan, termasuk transaksi QRIS, pembayaran daring, dan transaksi ShopeeFood.
Perkembangan fitur tersebut menunjukkan perubahan fungsi layanan pembayaran digital dalam kehidupan sehari-hari. Dompet digital tidak lagi hanya digunakan untuk menyelesaikan pembayaran, tetapi juga mulai menyediakan sejumlah fungsi yang berkaitan dengan pengelolaan transaksi bersama.
“Dengan menggabungkan proses penghitungan, pembagian tagihan, hingga pemantauan pembayaran dalam satu fitur, layanan Split Bill dapat menjadi salah satu bentuk adaptasi teknologi pembayaran terhadap kebutuhan transaksi bersama yang semakin umum di masyarakat,” ujar Lala.
Ia menambahkan, informasi mengenai fitur Split Bill dan ketentuan penggunaannya dapat diperoleh melalui aplikasi dan kanal resmi ShopeePay. Pengguna juga diimbau memastikan informasi mengenai layanan maupun promosi diperoleh melalui kanal resmi untuk menghindari tautan atau penawaran yang mengatasnamakan ShopeePay.