Madura Raya (ANTARA) - TNI dari Kodim 0829 Bangkalan, Jawa Timur, membantu pengeboran sumur di Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Aziziyah, Tanah Merah, guna memenuhi kebutuhan air bersih para santri dan masyarakat sekitar lembaga tersebut di tengah musim kemarau.
Komandan Kodim 0829 Bangkalan Letkol Infanteri Heru Dwi Santoso di Bangkalan, Sabtu, mengatakan bantuan pengeboran itu sebagai wujud kepedulian TNI mengingat saat ini sejumlah desa dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih.
"Bantuan sumur bor ini juga sebagai bentuk kontribusi TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang berdampak langsung, sekaligus sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat," katanya
Bantuan pengeboran sumur di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Aziziyah, Desa Tlomar, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, dalam bentuk paket lengkap.
TNI tidak hanya melakukan pengeboran sumur, namun juga langsung melakukan pemasangan paralon dan pompa air.
Pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu upaya TNI dalam membantu penyediaan sarana air bersih bagi pondok pesantren dan masyarakat sekitar.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di sekitar pondok pesantren itu.
Heru Dwi Santoso mengatakan bantuan pengeboran di lokasi terdampak kekeringan di Kabupaten Bangkalan itu juga merupakan bagian dari Program Bhakti TNI 2026.
"Salah satunya kan sumur bor untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.
Desa Tlemor, Kecamatan Tanah Merah, merupakan satu dari 27 desa di Kabupaten Bangkalan yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau 2026 ini.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, 27 desa di wilayah itu terdampak kekeringan dengan jumlah warga terdampak mencapai 15.789 Kepala Keluarga (KK).
Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.