Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, John Herdman Justru Ungkap Target Gila Garuda di Piala Dunia 2030

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:10 WIB

VIVA – Di tengah tekanan besar yang tengah dihadapi Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026, pelatih John Herdman menegaskan bahwa turnamen ini hanyalah bagian dari perjalanan panjang yang sedang dibangun Skuad Garuda.

Baca Juga

Indonesia memang berada dalam situasi genting. Kekalahan 0-3 dari Vietnam membuat langkah Marc Klok dan kawan-kawan berada di ujung tanduk. Garuda kini wajib mengalahkan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat malam, 7 Agustus 2026, jika ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik tekanan tersebut, Herdman mengungkapkan target besarnya sejak pertama kali menerima tawaran menangani Timnas Indonesia.

Baca Juga

Pelatih asal Inggris itu menegaskan ambisi utamanya bukan sekadar membawa Indonesia berjaya di Piala AFF, melainkan mengantarkan Garuda tampil di Piala Dunia 2030.

"Kalau dilihat dari sudut pandang pelatih, Piala Dunia 2030 adalah tujuan utama bagi Indonesia," kata Herdman dalam konferensi pers jelang laga melawan Singapura.

Baca Juga

Menurut Herdman, seluruh agenda yang dijalani Timnas Indonesia saat ini merupakan bagian dari tahapan menuju target besar tersebut.

Ia menyebut Piala Asia 2027 hingga ASEAN Championship menjadi proses penting dalam membentuk tim yang mampu bersaing di level tertinggi.

"Kalau ditarik mundur dari target itu, ada Piala Asia 2027, kemudian FIFA ASEAN Cup dan AFF. Semua itu adalah bagian dari perjalanan kami," ujarnya.

Herdman menilai turnamen seperti ASEAN Championship memberikan pengalaman yang tidak bisa diperoleh hanya melalui laga uji coba internasional.

Baginya, atmosfer kompetisi dengan sistem fase grup hingga babak gugur menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan karakter pemain.

"Semua langkah ini membantu kami memahami sepak bola turnamen. Turnamen sangat berbeda dibanding sekadar memainkan pertandingan FIFA Matchday. Kami harus memahami bagaimana menghadapi tekanan dan dinamika kompetisi seperti ini," ucapnya.

Tak hanya itu, Herdman mengungkapkan ASEAN Championship 2026 juga menjadi panggung untuk menilai kualitas pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama lebih dari satu bulan terakhir, ia mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun fondasi permainan sekaligus mengenali karakter para pemain.

"Kami sudah bersama sekitar 33 hari. Kami membangun rasa persaudaraan, membentuk identitas permainan, dan mengenal para pemain lebih dalam."

Halaman Selanjutnya

"Turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain-pemain domestik Indonesia untuk menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari skuad menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030," jelasnya.