Tim terpadu siaga karhutla Parigi Moutong berhasil padamkan api di kebun warga

calendar_today 17.09.2026 - person  - timer ~

Tim terpadu siaga karhutla Parigi Moutong berhasil padamkan api di kebun warga

Kamis, 17 September 2026 19:23 WIB

Image Print

Tim terpadu berupaya memadamkan api di kebun milik warga mengunakan sejumlah mobil pemadam kebakaran di Desa Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (17/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Parigi Moutong

Parigi, Sulteng (ANTARA) - Tim terpadu siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berhasil memadamkan api yang membakar lahan kebun kelapa warga di Desa Moutong Barat.

"Lahan terdampak karhutla kurang lebih 1 hektare. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai di Parigi, Kamis.

Ia menjelaskan Parigi Moutong salah satu daerah di Sulawesi Tengah rawan karhutla dan kekeringan, maka potensi kebakaran sangat rentan terjadi pada lahan-lahan kering.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.20 WITA di Desa Moutong Barat, Kecamatan Moutong dan tim menerima laporan pada sekitar pukul 13.45 WITA.

"Meski tidak menimbulkan dampak, namun peristiwa itu dapat mengancam lahan lainnya dan menimbulkan titik api baru bila tidak cepat diisolasi," ujarnya.

Menurut dia kondisi kemarau yang terus berlangsung perlu disikapi secara bijaksana dengan menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar, membersihkan rumput kering di lahan kembung maupun sekitar pemukiman yang berpotensi menimbulkan kebakaran, termasuk menghemat penggunaan air bersih dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Berbagai rentetan peristiwa karhutla dipicu cuaca terik, maka lahan yang dipenuhi rumput liar sebaiknya dibersihkan guna menghindari risiko kebakaran.

"Tim mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Hingga Kamis sore tidak ada titik api baru muncul," ucap Rivai.

Adapun tim gabungan terlibat yakni TNI dari satuan Yonif TP 918/MM, personel Polri, petugas pemadam kebakaran, aparat desa dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong.

Ia menambahkan tim di lapangan juga fokus menyuplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan.

"Rata-rata suplai air bersih kepada warga terdampak di sejumlah desa di Kecamatan Tomini, Bolano, hingga Moutong 4 hingga 8 ribu liter per hari pada masing-masing desa," kata dia menuturkan.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026