Jalan cerita berpusat pada tokoh Wulan (Wavi Zihan) yang memboyong sang ibu, Ratih (Ruth Marini), untuk tinggal di sebuah rumah tua usai ia mendapatkan pekerjaan baru di sebuah pabrik.
Baca Juga: Ancam Nyawa Lewat Kiriman Misterius, Film Horor Paket Santet Siap Teror Bioskop 27 Agustus
Namun, kepindahan tersebut justru menjadi awal petaka. Wulan mulai diteror berbagai kejadian mistis, terutama setelah menemukan foto penghuni terdahulu bernama Sundari yang memiliki paras sangat mirip dengannya.
Misteri semakin meruncing ketika jejak kelam Marni (Taskya Namya), sosok wanita yang terjerumus ritual terlarang akibat penderitaan masa lalu, mulai terkuak.
Ancaman supranatural yang melibatkan sosok Nyi Wengi hingga Dhandhang Gendhing pun perlahan menyeret Wulan ke dalam lingkaran kutukan.
Aktris Taskya Namya mengaku tertantang saat mengeksplorasi emosi karakter Marni. Menurutnya, adegan kilas balik sosok Marni menjadi momen yang paling emosional dan menguras tenaga sepanjang masa produksi.
"Karena Marni itu punya flashback yang menguras emosi. Permainannya itu ada rasa, karena dia merasa tidak pernah diterima oleh orang-orang. Dia selalu merasa ditindas, begitu pun keluarganya," ujar Taskya dalam keterangan resminya, Kamis (27/8/2026).
Lebih lanjut, Taskya menilai perbuatan terlarang yang diambil Marni bermula dari luka batin serta keputusasaan agar keluarganya bisa terbebas dari perlakuan tidak adil.
"Marni akhirnya merasa, dia tidak mau ditindas lagi. Dia ingin jadi seseorang yang cantik, ingin keluarganya tidak ditindas lagi. Tapi sebenarnya yang dilakukan Marni itu salah. Tanpa disadari, hatinya yang sebenarnya rapuh menyimpan dendam yang begitu besar," kata Taskya.
Baca Juga: 12 Benda Mistis Fiktif yang Populer di Film Horor, dari One Wish Willow hingga Boneka Berhantu
Sementara itu, Produser film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Zakir Rasyidin, membeberkan alasannya memvisualisasikan kisah ini ke layar lebar.
Menurut Zakir, mitos ini mengangkat realita kepercayaan lokal yang dinilai sangat menarik untuk dikemas dalam medium film.
"Rambut Sewu merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat di salah satu daerah di Jawa, yang konon katanya dipercaya sebagai jalan pintas untuk membuat hidup menjadi lebih baik. Sehingga cerita tersebut nampaknya akan menarik jika divisualisasikan dalam film karena mengandung cerita supranatural," ujar Zakir Rasyidin.
Selain Taskya Namya dan Wavi Zihan, film ini turut memboyong jajaran aktor populer seperti Yusuf Mahardika (Damar), Donny Alamsyah (Suradi), Sadana Agung (Tedjo), Bonar Manalu (Bonar), Yewen (Pieter), Ivonne Dahler (Minarti), hingga Ihsan Tarore (Ustaz).
Menyajikan perpaduan kisah mistis, drama emosional, dan ketegangan rahasia masa lalu, "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" dijadwalkan bakal menyapa pecinta film horor di bioskop mulai 5 November 2026.