Teknologi Ini Bikin Kaca Film Mobil Gelap Bisa Nyaman saat Malam Hari

calendar_today 23.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Fitur pada mobil memang ikut menunjang nyaman atau tidaknya suatu kendaraan. Tapi salah pilih kaca film, perjalanan bisa terasa nggak nyaman. Disarankan pilihlah kaca film yang dilengkapi teknologi yang bisa menambah nyaman saat berkendara. Salah satunya kaca film gelap namun tetap nyaman dan aman meski berkendara di malam hari.

Seperti teknologi Night Vision Technology yang ditawarkan ICEBERG. Pada siang hari, kaca film Iceberg with Night Vision Technology diklaim mampu meredam silau dan panas matahari bagi penumpang di dalam kabin, sekaligus menjaga privasi dari luar.

Saat malam tiba, pandangan dari dalam kendaraan tetap jelas sehingga pengemudi dapat melihat kondisi sekitar dengan baik. Teknologi tersebut diterapkan pada seluruh lini Iceberg with Night Vision Technology, yang hadir dalam lima tingkat kegelapan: ICEBERG 20, 40, 60, 80, dan yang terbaru adalah tipe 90.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu setiap varian ICEBERG mampu menolak panas inframerah (IRR) hingga 99 persen dan sinar ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta menolak total energi matahari (TSER) hingga 83 persen.

Seluruh varian juga dibuat dari material 100 persen nano carbon. Berbeda dengan kaca film berbahan logam, nano carbon tidak mengganggu sinyal perangkat di dalam kendaraan seperti telepon seluler, GPS, radio, hingga kartu tol elektronik. Material ini juga membuat warna kaca film lebih stabil dan tidak mudah pudar, serta tampil tidak memantul seperti cermin sehingga kesan elegan kendaraan tetap terjaga.

Perbedaan antar varian terletak pada tingkat kegelapan dan warna, sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan dan posisi kaca kendaraan.

Varian paling terang, ICEBERG 20, hadir dengan warna Glacier Blue. Varian ini cocok bagi pemilik kendaraan yang menginginkan tampilan elegan dengan kabin tetap terang.

ICEBERG 40, 60, dan 80 tampil dengan warna Emerald Black. ICEBERG 40 dan 60 ideal untuk kaca depan, samping, dan belakang, sedangkan ICEBERG 80 diperuntukkan bagi kaca samping dan belakang.

Di varian tergelapnya dan menjadi varian terbaru adalah ICEBERG 90 hadir dengan warna Midnight Black untuk kaca samping dan belakang. Varian ini ditujukan bagi pengendara yang mengutamakan privasi dan perlindungan panas maksimal ketika di dalam kabin.

"Kami ingin membuktikan bahwa kaca film gelap tidak harus mengorbankan keselamatan, kenyamanan dan keamanan berkendara di malam hari," ujar Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology, Reza.

Teknologi Kaca film ICEBERG tawarkan teknologi Night Vision Technology.Teknologi Kaca film ICEBERG tawarkan teknologi Night Vision Technology. Foto: dok. ICEBERG

ICEBERG Masuk pasar India

Dalam kesempatan yang sama, Iceberg with Night Vision Technology Window Films, merek kaca film asal Amerika Serikat ini resmi mengumumkan telah memperluas jangkauan pasarnya ke India.

Ekspansi ini menjadi langkah baru bagi PT Agni Manggala Nusa, sebagai pemegang merek kaca film Iceberg di Indonesia dalam memperkuat kehadirannya di pasar internasional, setelah lebih dari satu dekade berkembang di Indonesia.

Iceberg mulai masuk dan resmi dipasarkan di Indonesia pada 2012 dan terus memperluas jaringan distribusinya hingga saat ini memiliki lebih dari 100 dealer resmi yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Kini, India menjadi negara berikutnya yang menghadirkan produk Iceberg secara resmi melalui kerja sama dengan dealer lokal.

Langkah tersebut sekaligus memperkenalkan Night Vision Technology kepada pasar yang lebih luas. Di Indonesia, Night Vision Technology telah terdaftar secara resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dengan nomor pendaftaran IDM000918527.

"Setelah lebih dari satu dekade membangun kepercayaan konsumen di Indonesia, kami melihat peluang untuk membawa Iceberg ke pasar yang lebih luas. Kehadiran kami di India menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan distribusi internasional," ujar Reza, Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology.

Di balik ekspansi tersebut, Iceberg with Night Vision Technology juga menyoroti persoalan di pasar dalam negeri. Belakangan, bermunculan pemain baru dengan nama, logo, maupun istilah yang menyerupai Iceberg with Night Vision Technology. Kondisi ini dinilai berpotensi membingungkan konsumen.

Karena itu, Iceberg mengimbau konsumen untuk memastikan keaslian produk dengan melakukan pembelian dan pemasangan hanya melalui dealer resmi.

"Night Vision Technology sudah terdaftar secara resmi milik Iceberg. Kami ingin konsumen mendapatkan produk asli dengan kualitas dan layanan yang semestinya, bukan sekadar nama yang mirip," kata Reza.

(lth/rgr)