Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:24 WIB
Jakarta, VIVA – Inovasi semen rendah karbon dan konsistensi pengurangan emisi mengantarkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI. SIG dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui pengembangan produk bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga
Sepanjang 2025, pemanfaatan bahan bakar alternatif SIG meningkat 24% menjadi 681 ribu ton. Penggunaan tersebut setara dengan mengurangi konsumsi batu bara hingga 467 ribu ton dan mendorong thermal substitution rate (TSR) mencapai 9,77%.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi energi, SIG terus memperluas penggunaan sumber energi yang lebih bersih melalui pemasangan panel surya di berbagai unit operasional serta pemanfaatan teknologi Waste-Heat Recovery Power Generation (WHRPG) yang mengonversi panas buang dari proses produksi menjadi listrik.
Baca Juga
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan mengungkapkan, berbagai upaya tersebut berkontribusi terhadap penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) Scope 1 sebesar 21% dibandingkan baseline 2010, serta penurunan emisi Scope 2 sebesar 15% dibandingkan baseline 2019.
“Seluruh pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi SIG untuk terus mengakselerasi target-target keberlanjutan yang telah ditetapkan dalam Sustainability Roadmap 2030, sekaligus memperkuat kontribusi Perusahaan terhadap terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” kata Vita dikutip dari keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga
Penghargaan tersebut diberikan kepada SIG yang masuk dalam Sector Capital Market, Kategori Listed Company. Trofi penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, kepada Pgs Group Head of Strategic Growth & ESG SIG, Muhammad Taqiyuddin, di Soehanna Hall, Energy Building, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, penghargaan dari KEHATI semakin menegaskan bahwa penerapan ESG telah menjadi bagian dari strategi bisnis SIG, sekaligus mendorong Perusahaan menghadirkan solusi bahan bangunan dengan jejak karbon yang lebih rendah.
“Penerapan prinsip ESG merupakan landasan bagi SIG dalam menjalankan operasional bisnis. Komitmen ini didasari oleh kesadaran bahwa ESG bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi merupakan competitive advantage untuk kesuksesan Perusahaan di masa depan. Diraihnya ESG Award 2026 menunjukkan bahwa penerapan ESG di SIG berjalan dengan baik,” kata Vita.
Halaman Selanjutnya
Salah satu wujud komitmen tersebut adalah pengembangan semen hijau, yang diproduksi melalui penggunaan material dan proses yang lebih ramah lingkungan. Didukung riset dan pengembangan berkelanjutan, produk-produk semen hijau SIG memiliki emisi karbon hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional, dengan tetap memenuhi standar kualitas sesuai peruntukannya.