Tanjab Timur perkuat perlindungan nelayan melalui asuransi - ANTARA News Jambi

calendar_today 22.10.2026 - person  - timer ~

Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Pemkab Tanjab Timur), Jambi, terus mengupayakan peningkatan produktivitas serta memperkuat perlindungan sosial bagi nelayan untuk mendorong potensi sektor perikanan di wilayah pantai timur Sumatera tersebut.

Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari di Muara Sabak, Kamis menyatakan bahwa pemkab mengalokasikan berbagai bantuan sarana dan prasarana perikanan, mulai dari alat tangkap, kapal, mesin kapal, hingga sarana budidaya bagi para nelayan.

"Kita ada program kartu kepesertaan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi 2.457 nelayan Tanjung Jabung Timur, tahun 2027 mendatang, kami kembali mengalokasikan perlindungan serupa untuk 2.600 nelayan," ungkap dia.

Ia menjelaskan, selain perlindungan asuransi, pemkab juga menyiapkan skema jaring pengaman sosial saat nelayan tidak dapat melaut akibat cuaca buruk.

Saat masa paceklik yang biasa terjadi sekitar bulan Januari dan Februari akibat gelombang tinggi, pemerintah daerah membuat terobosan dengan mengalokasikan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) senilai Rp250.000 per bulan untuk setiap keluarga nelayan selama dua bulan.

Dillah mengakui, meski ekosistem kegiatan perikanan di Tanjung Jabung Timur saat ini belum sepenuhnya ideal, sektor ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.

Tercatat pada 2025, total produksi perikanan di Tanjab Timur mencapai 27.219,4 ton. Jumlah tersebut terdiri dari hasil perikanan tangkap sebesar 25.935,76 ton, perairan umum sebanyak 274,64 ton, serta perikanan budidaya yang menyumbang 1.009,21 ton.

Lanjutnya, secara geografis, Tanjung Jabung Timur berhadapan langsung dengan laut Cina Selatan dan memiliki garis pantai sepanjang 230,9 kilometer.

Posisi itu sangat strategis dan dinilai sangat layak menjadikan Tanjab Timur diproyeksikan sebagai pusat atau sentra perikanan di kawasan pantai timur Sumatera.

Bupati juga optimistis bahwa program unggulan nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) program Presiden Prabowo Subianto mampu mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Tahun ini diproyeksikan terealisasi satu KNMP di Desa Kuala Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur. Kami juga sedang mengajukan delapan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih lainnya," tutupnya.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.