Tak Disangka, Media Vietnam Justru Jagokan Indonesia Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Timnas Indonesia mendapat dukungan tak terduga jelang menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam, The Thao 247, justru menjagokan Skuad Garuda untuk keluar sebagai pemenang.

Indonesia dan Thailand akan berhadapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Pertandingan final tersebut dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB.

The Thao 247 membuat prediksi berdasarkan perhitungan ELO rating. Hasilnya, Indonesia memiliki peluang kemenangan sebesar 40,7 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Thailand yang berada di angka 36 persen.

Sementara itu, peluang pertandingan berakhir imbang berada di angka 23,3 persen. Prediksi tersebut membuat Indonesia menjadi tim yang lebih diunggulkan untuk mengangkat trofi di hadapan pendukungnya sendiri.

Media Vietnam itu juga memprediksi skor kemenangan Indonesia atas Thailand. Hasil 2-1 untuk Skuad Garuda menjadi skor yang paling mungkin terjadi dengan persentase 8,6 persen.

Sebagai pembanding, peluang Thailand menang dengan skor 2-1 berada sedikit di bawahnya, yakni 8 persen. Artinya, The Thao 247 melihat Indonesia memiliki keunggulan tipis atas Thailand menjelang pertandingan penentuan tersebut.

Prediksi itu tentu menjadi kabar baik bagi Indonesia. Terlebih, dukungan tersebut datang dari media Vietnam yang selama ini banyak mengikuti perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Namun, angka-angka tersebut harus berhadapan dengan catatan sejarah yang justru kurang menguntungkan Indonesia. Thailand selama ini menjadi salah satu lawan yang sulit ditaklukkan Skuad Garuda ketika sudah mencapai partai final.

Indonesia dan Thailand tercatat sudah enam kali bertemu di final. Dari enam pertemuan tersebut, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan, sedangkan lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Thailand di final terjadi pada SEA Games 1991. Saat itu, kedua tim bermain imbang hingga 120 menit sebelum Indonesia akhirnya menang melalui adu penalti di Rizal Memorial Stadium.

Catatan tersebut sekaligus mengingatkan Indonesia pada penantian panjang untuk kembali meraih gelar. Skuad Garuda sudah 35 tahun tidak merasakan trofi di level tersebut, dengan gelar SEA Games 1991 menjadi yang terakhir.

Pelatih Indonesia John Herdman menyadari Thailand mempunyai sejarah yang lebih baik dalam pertemuan kedua tim. Namun, ia tidak ingin para pemainnya terlalu terbebani oleh catatan masa lalu.

Baca Juga: John Herdman Buang Jauh-Jauh Sepak Bola Cantik, Timnas Indonesia Cuma Punya Satu Misi Lawan Thailand

“Saya mempelajari sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia. Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia,” kata Herdman.

Herdman justru meminta para pemain Indonesia menjadikan final ini sebagai kesempatan untuk mengubah catatan tersebut. Menurutnya, laga melawan Thailand merupakan langkah penting untuk menunjukkan bahwa Skuad Garuda mampu membalikkan tren buruk di masa lalu.

“Bagi kami, ini merupakan langkah penting. Para pemain harus memastikan bahwa mereka mampu mengambil langkah untuk membalikkan tren tersebut. Kemudian jika melihat kualitasnya, tim Thailand sudah terbiasa bermain dalam kondisi seperti ini. Mereka memahami bagaimana bermain sepakbola di ASEAN,” ujarnya.

Kini, Indonesia datang ke final dengan dukungan prediksi yang sedikit lebih baik dari media Vietnam. Namun, apakah keunggulan angka tersebut cukup untuk mengakhiri dominasi Thailand di partai final, jawabannya akan ditentukan di SUGBK.