Jakarta (ANTARA) - Proses syuting film Indonesia terbaru "Bisikan Desa Gringsing" di kompleks Iskandar Malaysia Studios, Johor, Malaysia, menyisakan kisah unik mengenai kegemaran para pemeran wanita film tersebut dalam memanfaatkan sela waktu syuting untuk berburu jajanan manis.
Letak kompleks studio di wilayah Johor Darul Ta'zim yang menjamur toko ritel modern dan kafe pencuci mulut dinilai strategis untuk berburu aneka varian cokelat.
"Di sana kan kayak surganya cokelat, banyak dari Singapura, dari mana, gitu," ungkap Hesti Putri saat kunjungan para pemain "Bisikan Desa Gringsing" ke ANTARA Heritage Center di Pasar Baru, Jakarta, Senin.
Pilihan destinasi berburu jajanan cokelat yang beragam membuat para aktris menyempatkan waktu untuk menyisir berbagai ritel modern di sekitar area syuting.
"Aku sampai keliling ke supermarket dekat-dekat situ buat beli," kata Fatmah Nahdi mengenai perjuangannya mendatangi berbagai ritel terdekat demi mendapatkan pasokan cokelat untuk dibeli.
Aktivitas menyusuri berbagai pasar swalayan yang berbeda itu dilakukan Fatmah bersama sang mama demi menjaga suasana hati selama proses produksi.
"Mama sebenarnya melarang (beli cokelat), tapi dia tetap nemanin aku," kata Fatmah.
Aksi berburu camilan manis hingga ke berbagai pasar swalayan itu akhirnya mulai disadari oleh jajaran pemeran utama lainnya di lokasi syuting.
"Terus kita semua jadi tahu, ini beli di mana? Ini beli di mana? Semua dari dia," kata Aghniny Haque menimpali.
Efek konsumsi cokelat secara berkala tersebut pada akhirnya membuat berat badan sang aktris sempat naik lima kilogram.
"Naik lima kilo," kata Fatmah. Ia mengaku menjaga berat badan karena berprofesi pula sebagai model.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Syuting di Johor, para pemeran Bisikan Desa Gringsing berburu cokelat
Pewarta: Abdu Faisal
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.