Bandung (ANTARA) - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat rekor kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menembus angka fantastis yaitu 95,4 persen, meski tingkat pengenalan masyarakat terhadap program unggulan daerah seperti bidang pendidikan, tercatat masih di bawah 50 persen.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan memaparkan rincian angka kepuasan tersebut terdiri dari 39,3 persen responden yang mengaku sangat puas dan 56,1 persen menyatakan cukup puas.
"Sementara itu, responden yang menyatakan kurang puas tercatat 3,3 persen, sedangkan yang mengaku tidak puas sama sekali hanya 0,5 persen. Adapun 0,8 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban," kata Djayadi di Bandung, Kamis.
Berdasarkan hasil rilis survei evaluasi kinerja Pemprov Jabar, dominasi persepsi positif warga ditopang oleh apresiasi tinggi pada pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang dinilai responsif.
Djayadi menyimpulkan bahwa tingkat ketidakpuasan publik secara keseluruhan berada pada angka yang sangat marjinal, yakni hanya 3,8 persen.
Menurut dia, tingginya angka kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan KDM itu dipicu oleh tiga faktor utama, yakni penilaian positif pada penyelenggaraan pemerintahan (60,2 persen menilai baik), persepsi kondisi ekonomi yang cenderung stabil/moderat (44,3 persen), serta kinerja layanan publik dasar di lapangan.
"Aspek dengan apresiasi tertinggi adalah pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, sedangkan sektor ekonomi masih menjadi tantangan utama pemerintah, meskipun lebih dari separuh responden tetap menyatakan puas terhadap kinerjanya," ujar Djayadi.
Dia menjelaskan ada hal menarik dalam survei itu yaitu LSI memotret adanya celah komunikasi publik terkait deretan program strategis pendidikan seperti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK), hingga Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang mayoritas didukung penuh oleh warga yang tahu, tetapi belum banyak dikenali secara merata.
"Namun, tingkat pengenalan atau awareness masyarakat terhadap berbagai program itu masih tergolong rendah, yakni belum mencapai 50 persen," ucapnya.
Survei LSI ini dilaksanakan pada periode 2-9 Juli 2026 di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 800 responden terdistribusi secara proporsional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei: Kepuasan kinerja Gubernur Jabar capai 95,4 persen
Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.