Sumedang petakan sekolah yang kekurangan siswa di tahun ajaran baru - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 17.07.2026 - person  - timer ~

Sumedang (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, melakukan pemetaan terhadap sejumlah sekolah negeri yang belum memenuhi daya tampung siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Disdik Sumedang Eka Ganjar Kurniawan di Sumedang, Jumat, mengatakan seluruh sekolah negeri di wilayahnya tetap memperoleh peserta didik baru, meskipun sebagian sekolah masih menerima siswa di bawah kapasitas yang tersedia.

"Di Sumedang, berdasarkan hasil pengecekan kami, semua sekolah yang diselenggarakan pemerintah atau sekolah negeri, Alhamdulillah ada siswa barunya, meskipun ada laporan yang di bawah kapasitas," katanya.

Pihaknya tengah melakukan pengecekan dan pemetaan guna mengetahui jumlah pasti dari sekolah yang memiliki kekurangan siswa baru tersebut.

Menurutnya, kondisi jumlah siswa baru dipengaruhi sejumlah faktor, seperti salah satunya penurunan jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) yang melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain itu sebagian lulusan juga memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah lain, termasuk madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

"Walaupun di beberapa sekolah, siswa yang masuk masih di bawah daya tampung. Ini dimungkinkan karena jumlah lulusan SD yang melanjutkan ke SMP menurun ataupun ada yang memilih sekolah lain, seperti sekolah di bawah Kementerian Agama," ujarnya.

Dalam ketentuan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebelumnya, kapasitas rombongan belajar (rombel) maksimal ditetapkan sebanyak 28 siswa per kelas untuk SD dan 32 siswa per kelas untuk SMP.

Eka mengatakan pihaknya akan melakukan penyisiran dan pemetaan terhadap siswa yang hingga kini belum diketahui melanjutkan pendidikan ke sekolah mana.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Kabupaten Sumedang tetap memperoleh layanan pendidikan dan mencegah terjadinya putus sekolah pada awal tahun ajaran baru.

"Walaupun begitu kami tetap akan melakukan penyisiran atau pemetaan berkaitan dengan siswa-siswa yang belum ada kejelasan melanjutkan ke sekolah mana," katanya.

Menurut dia, hasil pemetaan tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam melihat distribusi peserta didik, terutama pada sekolah-sekolah yang masih mengalami kekurangan siswa.

Dengan pemetaan tersebut, kata dia, pemerintah daerah berharap penataan penerimaan peserta didik dapat berjalan lebih optimal serta memastikan layanan pendidikan tetap merata bagi masyarakat.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.