Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat menindaklanjuti laporan terkait pengendara motor yang kerap putar balik di Jalan Daan Mogot, melewati taman kolong flyover (FO) Pesing, Kebon Jeruk.
"Anggota sudah di lokasi untuk membenarkan posisi barrier beton dan kita lakukan pengawasan," kata Kepala Sudinhub Jakarta Barat Susilo Dewanto melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga untuk meninggikan kanstin di lokasi tersebut agar tidak dapat dilintasi oleh pemotor.
"Kalau Sudin Tamhut (Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota) kan sudah tanam pohon di sini. Nah, kita juga sudah koordinasi dengan Bina Marga supaya kanstinnya ditinggikan," tutur Susilo.
Baca juga: Sudinhub Jakbar verifikasi kebutuhan "zebra cross" di sejumlah lokasi
Seperti diketahui, taman di kolong FO Pesing, Jakarta Barat, kerap dimanfaatkan oleh banyak pengendara sepeda motor sebagai jalur pintas untuk melalukan putar balik di kawasan tersebut.
Para pengendara nakal itu memilih melintasi area taman lantaran dinilai dapat menghemat bensin sekaligus mempersingkat waktu tempuh.
Pasalnya, jika mengikuti jalur yang sudah disediakan, mereka harus menempuh perjalanan sekitar 500 meter untuk mencari lokasi putar balik yang semestinya.
Padahal, di kolong FO tersebut telah dipasang tiga barrier beton yang berjejer untuk mencegah kendaraan melintas di area taman. Namun, barrier itu belum menutup seluruh akses sehingga masih terdapat celah yang dapat dilalui sepeda motor.
Baca juga: Sudinhub Jakbar rekayasa lalin imbas pembangunan trotoar Rawa Belong
Baca juga: Ada pembangunan jembatan, Sudinhub rekayasa lalu lintas di Kebon Jeruk
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.