Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyatakan Stasiun Sidoarjo melayani 7.003 pelanggan selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21-25 Agustus 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Rabu, menyatakan jumlah tersebut terdiri atas 3.599 pelanggan yang berangkat dan 3.404 pelanggan yang tiba di Stasiun Sidoarjo selama periode tersebut.
"KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada lebih dari tujuh ribu pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan melalui Stasiun Sidoarjo selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW," kata Mahendro.
Mahendro mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi untuk mendukung mobilitas pada momentum libur dan hari besar keagamaan.
Menurutnya, Stasiun Sidoarjo memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat untuk perjalanan antarkota maupun aktivitas di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.
Ia menyatakan KAI Daop 8 Surabaya memastikan pelayanan berjalan optimal mulai dari pelanggan memasuki area stasiun, proses keberangkatan, hingga perjalanan menuju tempat tujuan.
Selain memberikan kemudahan mobilitas, Mahendro menyebut penggunaan kereta api turut mendukung transportasi massal yang lebih tertib dan berkelanjutan melalui kapasitas angkut besar serta layanan terintegrasi.
"Perjalanan pada momentum libur memiliki arti penting bagi pelanggan, terutama untuk berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi, sehingga KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan berlangsung lancar dan nyaman," katanya.
Baca juga: KAI Daop I: Hari ini puncak arus balik libur Maulid Nabi
Baca juga: Daop 6 Yogyakarta: Pergerakan 38 ribu penumpang jelang libur Maulid
Baca juga: Libur Maulid Nabi, 38.842 penumpang kereta berangkat dari Jakarta
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.