Sosok Elizabeth Magie, Perempuan di Balik Permainan Monopoly yang Awalnya Dibuat sebagai Kritik Kapitalisme

calendar_today 17.07.2026 - person  - timer ~

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia

Jumat, 17 Jul 2026 10:00 WIB

Sosok Elizabeth Magie, Perempuan di Balik Permainan Monopoly yang Awalnya Dibuat sebagai Kritik Kapitalisme

Elizabeth Magie dalam berita harian pada tahun 1970-an/Foto: remosince1988.com

Permainan Monopoly mungkin identik dengan membeli properti, mengumpulkan uang, dan menjadi pemain terkaya. Namun, siapa sangka ada perempuan hebat dibalik permainan populer yang menciptakannya sebagai kritik terhadap sistem kapitalisme dan monopoli?

Itulah sosok Elizabeth Magie, seorang perempuan yang menciptakan versi awal Monopoly pada awal tahun 1900-an. Yuk, kenalan lebih jauh dengan Elizabeth Magie dan sejarah di balik permainan Monopoly, Beauties!

1. Elizabeth Magie menciptakan The Landlord’s Game

The Landlord's Game/Foto: instagram.com/@sophiemunns

Sebelum dikenal sebagai Monopoly, permainan ini awalnya bernama The Landlord’s Game yang diciptakan oleh Elizabeth Magie pada tahun 1904. Melansir British Library yang ditulis oleh Steven Campion, permainan tersebut dibuat untuk menunjukkan dampak buruk monopoli dan ketimpangan ekonomi dalam masyarakat.

Lewat permainan ini, Elizabeth ingin mengajarkan bagaimana sistem ekonomi yang tidak adil bisa membuat sebagian orang semakin kaya dan sebaliknya, sebagian lagi kesulitan secara finansial.

2. Permainan ini terinspirasi dari kritik terhadap kapitalisme

The Landlord’s Game dibuat sebagai bentuk kritik terhadap sistem kapitalisme dan monopoli tanah.

Landlord's Game patent, 1904/Foto: landlordsgame.info/Thomas Forsyth

Elizabeth Magie terinspirasi oleh pemikiran ekonom Henry George yang mengkritik monopoli tanah dan ketimpangan ekonomi. Oleh karena itu, The Landlord’s Game dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga media edukasi tentang dampak kapitalisme.

Dalam permainan tersebut, pemain dapat melihat bagaimana sistem monopoli membuat keuntungan hanya berputar pada segelintir orang. Ironisnya, konsep tersebut justru berubah ketika Monopoly berkembang menjadi permainan kompetitif yang fokus pada mengumpulkan kekayaan.

3. Nama Elizabeth Magie sempat terlupakan

Elizabet Magie/Foto:visitforgottonia.com

Melansir National Women’s History Museum, nama Elizabeth Magie sempat tenggelam ketika Charles Darrow menjual versi Monopoly kepada Parker Brothers pada tahun 1930-an.

Banyak orang kemudian mengenal Charles Darrow sebagai pencipta Monopoly, sementara kontribusi Elizabeth Magie jarang dibahas selama bertahun-tahun.

4. Elizabeth Magie juga dikenal sebagai perempuan progresif pada masanya

Permainan Monopoly sebagai kritik ketimpangan sosial/Foto: pinterest.com/@Belmond

Selain menciptakan permainan, Elizabeth Magie juga dikenal sebagai sosok yang mendukung hak perempuan dan kritik terhadap ketimpangan sosial. Pada masa itu, ia termasuk perempuan yang cukup berani menyuarakan pandangannya secara terbuka.

Melansir Visit Forgottonia, Elizabeth bahkan menggunakan karya dan tulisannya untuk membahas isu ekonomi serta posisi perempuan dalam masyarakat.

5. Monopoly kini menjadi salah satu board game paling populer di dunia

Permainan Monopoly yang mendunia/Foto: pinterest.com/@Walmart

Meski awalnya dibuat sebagai kritik terhadap monopoli, Monopoly justru berkembang menjadi permainan yang identik dengan kompetisi mengumpulkan kekayaan dan properti. Permainan ini bahkan telah dimainkan oleh jutaan orang di berbagai negara selama puluhan tahun.

Namun, kisah Elizabeth Magie membuat banyak orang kembali melihat sejarah Monopoly dari sudut pandang yang berbeda.

Meski namanya sempat terlupakan, kontribusinya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah board game paling populer di dunia. Jadi, nggak heran kalau kisah Elizabeth Magie kini kembali banyak dibicarakan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi

  • Inspiratif, Kisah Perempuan Cetak Rekor Dunia Ultramarathon 100 Mil di Usia 44 Tahun
  • Autumn Durald Arkapaw, Perempuan Pertama yang Cetak Sejarah di Oscar Lewat Best Cinematography
  • Mengenal Astrid Linder, Pembuat Boneka Uji Tabrak Perempuan Pertama di Dunia

(naq/naq)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.