Sleman gelar vaksinasi gratis pertahankan status bebas rabies

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Sleman gelar vaksinasi gratis pertahankan status bebas rabies

Rabu, 30 September 2026 16:32 WIB

Image Print

Wabup Sleman Danang Maharsa meninjau vaksinasi rabies di Kantor DP3 Sleman pada Rabu (30/9). (ANTARA/HO-Humas.Prokopim Sleman)

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar vaksinasi gratis guna mempertahankan status Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai wilayah bebas rabies sekaligus memperingati Hari Rabies Internasional.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Sleman, Rabu, mengatakan kegiatan ini memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar vaksinasi rutin.

"Kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar vaksinasi hewan peliharaan. Di dalamnya terdapat pesan penting mengenai kesehatan, keselamatan masyarakat, kesejahteraan hewan, kepedulian lingkungan, serta tanggung jawab kita sebagai manusia terhadap makhluk hidup di sekitar kita," kata Danang.

Sebanyak 340 pemilik hewan terdaftar mengikuti vaksinasi secara daring, dengan komposisi hewan yang didaftarkan mencakup sekitar 40 ekor anjing dan sisanya kucing.

Ia menekankan pentingnya perubahan cara pandang masyarakat dalam memelihara hewan. Memelihara anjing maupun kucing bukan sekadar hobi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial agar keberadaan hewan peliharaan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Danang turut mengingatkan bahwa status bebas rabies tidak boleh membuat masyarakat lengah. Tingginya mobilitas hewan dari luar daerah tetap memiliki potensi risiko penularan.

"Daerah bebas rabies bukan berarti daerah yang bebas dari kewaspadaan terhadap rabies," tegasnya.

Pemkab Sleman terus berkomitmen membangun kekebalan kelompok (herd immunity) pada populasi hewan rentan, memperkuat surveilans, serta memastikan pemberian vaksin secara berkala.

Masyarakat juga diimbau memahami tata cara penanganan pertama apabila terjadi kasus gigitan atau cakaran hewan penular rabies.

Mengingat rabies menular melalui air liur hewan terinfeksi dan berdampak langsung pada kesehatan manusia, penanganannya membutuhkan sinergi lintas sektor melalui pendekatan One Health yang konsepnya mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Sinergi ini melibatkan pemerintah, tenaga medis dan dokter hewan, akademisi, komunitas, dunia usaha, hingga pemilik hewan.

Selain pemberian vaksin secara berkala, pemilik hewan diimbau rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaannya, menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, serta mengendalikan populasi reproduksi secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala DP3 Kabupaten Sleman Liem Astuti menambahkan status DIY sebagai wilayah bebas rabies harus terus dipertahankan melalui upaya pencegahan yang berkelanjutan.

"Oleh karena itu, DP3 Kabupaten Sleman melalui UPTD Pelayanan Kesehatan Hewan menyelenggarakan vaksinasi rabies gratis ini. Tak hanya vaksinasi, acara ini juga diisi dengan ruang edukasi dan rekreasi," kata Liem.

Rangkaian acara tersebut diramaikan dengan peragaan busana (fashion show) dan kontes kucing, sosialisasi kesehatan hewan bagi anak-anak KB/TK se-Kabupaten Sleman, serta lomba mewarnai.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026