Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) menambah jalur kolaborasi internasional bagi mahasiswa doktoral melalui kerja sama penelitian cotutelle dengan Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University, di Melbourne, Australia.
“Kerja sama cotutelle dengan RMIT University memperkuat upaya UI dalam memperluas kolaborasi riset internasional. Skema ini memberi mahasiswa doktoral kesempatan memperoleh pengalaman penelitian yang lebih luas dan menghasilkan riset yang relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Rektor UI Prof Heri Hermansyah dalam keterangannya, Kamis.
Melalui skema cotutelle, mahasiswa doktoral UI dapat menjalankan penelitian dengan bimbingan dari dosen UI dan akademisi RMIT. Skema ini memberi akses pada keahlian, fasilitas riset, dan jejaring akademik dari kedua institusi.
Kerja sama ini juga memperkuat hubungan riset yang telah berjalan antara UI dan RMIT. Pada 2025, peneliti dari kedua institusi menghasilkan delapan artikel ilmiah berdampak tinggi, sementara pada 2024 tercatat tiga belas artikel high impact dari penelitian bersama.
UI memilih RMIT University sebagai mitra kerja sama karena merupakan universitas terkemuka dunia yang menempati peringkat ke-119 global berdasarkan QS World University Rankings 2027.
RMIT juga berada di peringkat satu di Australia pada bidang Architecture/Built Environment, Art & Design, serta Library & Information Management berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026. Saat ini, RMIT menerima lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia.
Vice Chancellor (Rektor) RMIT, Prof Alec Cameron mengapresiasi kerja sama RMIT dan UI.
Ia mendorong pengembangan kolaborasi yang lebih luas, termasuk program joint degree dan double degree pada jenjang magister dan sarjana, serta peningkatan pertukaran mahasiswa dan dosen antara kedua universitas.
Sebagai tindak lanjut, UI akan mengundang dua profesor dari RMIT untuk mengajar di UI selama satu minggu. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat hubungan akademik antara profesor UI dan RMIT, menyusun penelitian bersama, serta melibatkan mahasiswa pascasarjana dalam penelitian kolaboratif.
Perjanjian cotutelle ini menjadi bagian dari strategi UI dalam memperkuat kualitas pendidikan doktoral dan memperluas kontribusi riset Indonesia di tingkat internasional.
Melalui kerja sama ini, UI juga memperkuat jejaring akademik global yang mendukung pengembangan kapasitas peneliti, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah.
Penandatanganan perjanjian kerja sama diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya, Ahmad Gamal, dan Wakil Rektor Bidang Riset, Pelatihan, dan Pengembangan RMIT, Simon Pervan, serta disaksikan oleh Rektor UI, Heri Hermansyah
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.