Siloam Hospitals Jambi edukasi kesehatan tulang belakang di era modern - ANTARA News Jambi

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Jambi (ANTARA) - Siloam Hospitals Jambi mengedukasi masyarakat tentang pencegahan nyeri punggung di era modern melalui kegiatan Media Gathering Siloam Hospitals Jambi 2026.

Edukasi tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Jambi dr Husnul Verdian dalam paparan bertajuk "Back to Healthy Spine: Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang Belakang di Era Modern" di Jambi, Sabtu.

Husnul mengatakan perubahan gaya hidup dari era 1980-an ke era digital membuat aktivitas fisik semakin berkurang. 

Menurut dia, masyarakat dahulu lebih banyak bergerak dengan mobilitas manual dan minim distraksi digital, kini sebagian besar waktu dihabiskan untuk duduk dan menatap layar komputer maupun telepon pintar.

Tulang belakang manusia tidak dirancang untuk menopang posisi duduk hingga sekitar 10 jam setiap hari. 

Kebiasaan tersebut dapat mengurangi aktivitas otot, menurunkan mobilitas sendi, memperlambat sirkulasi darah, serta meningkatkan kekakuan dan beban statis yang berisiko menimbulkan keluhan.

"Kami menyarankan masyarakat membiasakan berdiri dan berjalan selama dua hingga tiga menit setiap 30 hingga 60 menit untuk mencegah gangguan nyeri tulang belakang" katanya. 

Posisi kerja ergonomis juga perlu diperhatikan, antara lain monitor sejajar dengan mata, siku membentuk sudut sekitar 90 derajat, serta telapak kaki menapak sempurna di lantai agar tekanan pada tulang belakang tetap seimbang.

Penderita dianjurkan tetap aktif bergerak, kata dia, apabila tidak disertai gejala serius nyeri punggung dengan melakukan latihan ringan, dan memantau perkembangan keluhan. 

"Pasien sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter atau dokter spesialis tulang belakang jika nyeri tidak membaik atau muncul tanda bahaya," kata Husnul.

Sementara Dokter Spesialis Bedah Siloam Hospitals Jambi dr Jonathan Alvin Nugraha Halim menyampaikan edukasi melalui materi bertajuk "Nyeri Perut Datang Berulang? Jangan Anggap Masuk Angin!".

Menurut dia, pasien perlu segera ke IGD jika nyeri perut disertai nyeri hebat mendadak, muntah terus-menerus, perdarahan saluran cerna, tanda infeksi berat, mata dan kulit menguning, atau tidak dapat buang angin maupun BAB.

Pewarta: Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.