Bagikan:
JAKARTA - Sidang tahunan MPR dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia digelar di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus. Namun, di luar ruangan, kualitas udara Jakarta pagi ini masuk lima besar kota dengan udara terburuk dan tidak sehat di dunia.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pukul 08.10 WIB, indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) Jakarta berada di posisi keempat terburuk di dunia dengan angka 170 atau kategori tidak sehat.
Dikutip dari Antara, polutan udara Jakarta didominasi PM 2.5 dengan konsentrasi 80,3 mikrogram per meter kubik. Kondisi tersebut dapat merugikan kesehatan manusia atau kelompok hewan yang sensitif serta berpotensi menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika.
Kategori tidak berpengaruh pada kesehatan manusia atau hewan, tetapi dapat berpengaruh terhadap tumbuhan sensitif dan nilai estetika berada pada rentang PM2.5 sebesar 51-100.
Kategori baik berada pada rentang PM 2.5 sebesar 0-50. Tingkat kualitas udara dalam kategori ini tidak memberikan efek terhadap kesehatan manusia atau hewan serta tidak berpengaruh terhadap tumbuhan, bangunan, maupun nilai estetika.
Kategori sangat tidak sehat berada pada rentang PM 2.5 sebesar 200-299. Kualitas udara pada kategori tersebut dapat merugikan kesehatan sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kategori terakhir, yakni berbahaya, berada pada rentang 300-500. Kualitas udara dalam kategori tersebut secara umum dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan populasi.
Kota dengan kualitas udara terburuk pada urutan pertama adalah Kampala, Uganda, dengan angka 186. Posisi kedua ditempati Kuching, Malaysia, dengan angka 174, disusul Lahore, Pakistan, dengan angka 171, sedangkan Doha, Qatar, berada di posisi kelima dengan angka 164.
Masyarakat tetap direkomendasikan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, serta menyalakan penyaring udara.
Pemprov Jakarta sebelumnya menyiapkan tiga strategi utama yang tengah dijalankan untuk memperbaiki kualitas udara.
Strategi pertama berupa perluasan jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, seperti rute Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, hingga rencana pembukaan rute baru Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov Jakarta. Pemprov juga telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.
Sektor pengelolaan sampah juga menjadi perhatian pemprov dengan mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat. Proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+