Serahkan 527 unit alsintan, Pemkab Taput dorong produktivitas pertanian - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Tapanuli Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mendorong peningkatan luas areal tanam dan produktivitas pertanian melalui penyaluran 527 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di daerah itu.

Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menekankan pentingnya penempatan alsintan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lahan pertanian.

"Jangan sampai kita menempatkan alat yang salah ke tempat yang salah. Kalau memberikan alat, lihat dulu pertaniannya, kemudian apa kebutuhan alatnya," kata Jonius.

Penempatan alsintan, lanjutnya, perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah dan komoditas yang dikembangkan. Untuk kawasan perkebunan kopi, misalnya, jenis alat yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan pengolahan lahannya.

"Kalau di Kecamatan Pagaran, bisa kultivator atau traktor mini. Penempatan dan kegunaannya harus jelas," katanya.

Jonius juga meminta data penerima dan pemanfaatan bantuan tersebut diintegrasikan dengan data pertanian sehingga efektivitas program dapat dipantau, termasuk dalam mengukur perubahan luas tanam dan produktivitas.

"Usaha yang kami lakukan ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.

Sebanyak 527 unit alsintan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tapanuli Utara.

Lebih teknis, Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Utara Victor Siagian mengatakan bantuan alsintan tersebut diharapkan tidak hanya menambah luas areal pertanaman, tetapi juga meningkatkan produktivitas hasil pertanian dari kondisi saat ini.

"Target kita bukan hanya menambah luas areal pertanaman, tetapi juga meningkatkan produktivitas. Saat ini luas areal pertanaman sekitar 1.800 hektare, sedangkan produksi yang ada sekitar enam sampai tujuh ton per hektare dan kita targetkan bisa mencapai 10 ton per hektare," ujar Victor.

Menurut dia, peningkatan produktivitas pertanian sangat bergantung pada keseriusan petani dalam mengelola usaha taninya. Karena itu, kelompok tani penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan alsintan secara optimal untuk mendukung kegiatan budidaya.

Selain produktivitas, kata Victor, indeks pertanaman juga perlu ditingkatkan sehingga lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Ia juga meminta kelompok tani menjaga dan merawat alsintan yang telah diterima agar dapat digunakan secara berkelanjutan. 

Dukungan penyuluh pertanian juga diperlukan untuk memantau pemanfaatan alat sekaligus memberikan pendampingan kepada petani.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.