Senator AS Lindsey Graham Pendukung Trump Wafat di Usia 71 Tahun

calendar_today 12.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Senator senior Partai Republik Amerika Serikat, Lindsey Graham, yang juga dikenal sebagai salah satu sekutu utama Presiden Donald Trump, meninggal dunia pada usia 71 tahun.

Graham dikabarkan wafat pada Sabtu (11/7) malam waktu setempat setelah mengalami sakit singkat dan mendadak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar meninggalnya Graham disampaikan oleh direktur komunikasi kantornya melalui unggahan di platform media sosial X pada Minggu (12/7) pagi waktu setempat.

Dalam pernyataannya, kantor Graham juga meminta publik menghormati privasi keluarga di tengah masa duka yang berat.

"Keluarga Senator Graham menghargai doa-doa pada saat ini dan meminta privasi selama masa yang sangat sulit ini," demikian isi keterangan dari kantornya, seperti diberitakan Aljazeera.

Pilihan Redaksi

  • AS vs Iran Perang Lagi, Sirene Negara-negara Teluk Meraung
  • IRGC Iran Klaim Hancurkan Lagi Fasilitas Militer AS di Lanud Yordania
  • IRGC Iran Tembak Kapal Kedua yang Lewat Selat Hormuz

Graham merupakan salah satu tokoh berpengaruh di tubuh Partai Republik. Ia pertama kali terpilih menjadi anggota Senat AS pada 2002, lalu kembali memenangkan pemilu pada 2008, 2014, dan 2020.

Sebelumnya, pada 1994, Graham sempat duduk di Dewan Perwakilan Rakyat AS mewakili distrik kongres ketiga Carolina Selatan.

Dalam karier politiknya, Graham pernah menjabat sebagai ketua Senate Budget Committee. Ia juga menjadi anggota sejumlah komite penting, termasuk Senate Committee on Appropriations, Senate Judiciary Committee, dan Senate Committee on Environment and Public Works.

Di panggung kebijakan luar negeri, Graham dikenal sebagai pendukung keras invasi AS ke Irak pada 2003. Ia juga lama mendorong penggunaan kekuatan militer terhadap Iran.

Situs resminya menyebut, Graham konsisten memperjuangkan kebijakan yang dianggap melindungi kepentingan keamanan nasional AS dalam perang melawan teror.

Selain itu, Graham merupakan pendukung kuat Israel dan juga mendukung perang yang sedang didorong Trump terhadap Iran.

Kementerian Pertahanan Israel pada Minggu pagi juga menyampaikan duka atas wafatnya Graham, seraya menyebutnya sebagai sosok yang berdiri bersama Israel di masa-masa tersulit.

Pada 2016, Graham sempat mengikuti pencalonan Partai Republik, tetapi mundur sebelum pemilihan pendahuluan dimulai. Saat itu, ia dikenal sebagai pengkritik Trump, sebelum kemudian berubah menjadi salah satu sekutu terdekatnya di Kongres.

Trump sendiri menyampaikan penghormatan akhir melalui platform Truth Social dan menyebut Graham sebagai salah satu sosok terbaik dan patriot Amerika yang pernah dikenalnya.

"Senator Lindsey Graham, salah satu orang dan Senator terhebat yang pernah saya kenal, telah meninggal dunia! Dia selalu bekerja, dan merupakan seorang Patriot Amerika sejati. Lindsey akan sangat dirindukan!!!" tulis Trump pada Minggu, seperti diberitakan AFP.

(rti)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]