Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:02 WIB
Jakarta, VIVA – Pengalaman menjadi bahan roasting komika ternyata meninggalkan kesan tersendiri bagi Sahrul Gunawan. Aktor sekaligus politikus ini mengaku sempat merasa kurang nyaman ketika kehidupan dan aktivitasnya dijadikan bahan candaan di atas panggung. Pengalaman tersebut bahkan membuatnya enggan kembali mengikuti acara dengan konsep serupa.
Baca Juga
Kejadian itu melibatkan Kiky Saputri, komika yang dikenal lewat gaya roasting terhadap sejumlah figur publik. Meski pada akhirnya hubungan mereka membaik, Sahrul mengaku ada pelajaran penting yang ia petik dari peristiwa tersebut, terutama mengenai batas antara humor dan etika.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sahrul menceritakan pengalaman tersebut dalam sebuah perbincangan. Ia mengingat kejadian itu berlangsung sekitar lima tahun lalu, ketika tren roasting terhadap figur publik mulai ramai di dunia hiburan.
Baca Juga
Awalnya, Sahrul mengaku berusaha menanggapi candaan yang dilontarkan para komika dengan santai. Namun, setelah mengikuti acara serupa sebanyak dua kali, ia memilih tidak ingin kembali terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Terus gua awalnya oke ya udah gua jawab biasa aja,” ujar Sahrul Gunawa yang dikutip dsri tayangan YouTube pada Sabtu (24/10/26).
Baca Juga
Salah satu hal yang membekas bagi Sahrul adalah candaan mengenai aktivitasnya yang dianggap sudah jarang terlihat di televisi. Padahal, ia menjelaskan bahwa kesibukan seseorang tidak selalu terbatas pada pekerjaan di depan kamera.
Sahrul mengungkapkan bahwa dirinya juga memiliki kegiatan lain, termasuk mengurus sekolah dan menjalankan berbagai prioritas di luar dunia hiburan.
Ia mencontohkan candaan yang menyinggung dirinya seolah-olah sudah tidak laku karena jarang muncul di layar kaca.
"Terus oh dulu Jun dan Jun ya terus sekarang enggak pernah nongol lagi ya enggak laku ya kayak gitu-gitu,” ujarnya lagi mencontohkan isi roasting.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Sahrul, persoalannya bukan semata-mata karena dirinya dijadikan bahan lelucon. Ia merasa candaan tersebut dapat membentuk persepsi bahwa dirinya tidak lagi memiliki kegiatan atau kesibukan lain.
"Terus ya maksud aku tuh itu kan bukan sesuatu yang buat ke publik ya kurang pantas juga. Jadi kesannya tuh kayak gua tuh enggak ada kegiatan ya gitu kesannya,” kata Sahrul.
Halaman Selanjutnya
Meski sempat merasa tidak nyaman, Sahrul tidak menggambarkan pengalaman tersebut sebagai persoalan yang terus berlarut-larut. Ia menceritakan bahwa Kiky pernah menghampiri dirinya dan menyampaikan permintaan maaf.