Kamis, 27 Agustus 2026 18:08 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta menggelar Gebyar Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis. ANTARA/HO-BPJS Ketenagakerjaan
Wonogiri (ANTARA) - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta menggelar Gebyar Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus mendorong semakin luasnya cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Wonogiri.
Dalam agenda tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi kepada Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) sebagai bagian dari strategi memperkuat edukasi dan penyebarluasan informasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat masyarakat desa.
Lembaga Kemasyarakatan Desa diharapkan dapat menjadi jembatan informasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan manfaat program, pentingnya perlindungan terhadap risiko kerja, serta kemudahan masyarakat dalam memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta Dian Agung Senoaji mengatakan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui berbagai upaya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya dengan memastikan pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
“Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk memahami bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan penting bagi setiap pekerja. Risiko dalam bekerja dapat terjadi kapan saja, sehingga perlindungan perlu dipersiapkan sejak dini,” kata Dian.
Menurutnya, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga pekerja informal dan pekerja mandiri, seperti pelaku UMKM, pedagang, petani, nelayan, serta berbagai profesi lainnya.
Oleh karena itu, keterlibatan Lembaga Kemasyarakatan Desa dinilai penting dalam membangun budaya sadar jaminan sosial di tingkat masyarakat. Dengan adanya jembatan informasi di lingkungan desa, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh pemahaman mengenai manfaat perlindungan dan terdorong untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Peran lembaga kemasyarakatan di desa sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami berharap informasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas, sehingga semakin banyak pekerja yang memahami dan mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Gebyar Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Jatisari juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas perlindungan pekerja.
Dengan semangat “Gebyar Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan”, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong terwujudnya masyarakat Wonogiri yang semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.