Sekolah Rakyat Ambon maksimalkan potensi siswa lewat pengembangan bakat bangun karakter - ANTARA News Ambon, Maluku

calendar_today 17.09.2026 - person  - timer ~

AMBON (ANTARA) - Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 40 Ambon, Maluku, memaksimalkan potensi setiap siswa melalui pemetaan bakat dan minat untuk mengarahkan pengembangan kemampuan akademik maupun nonakademik sekaligus membangun karakter mereka.

Kepala SRMA 40 Ambon Afia Jorits di Ambon Kamis mengatakan pemetaan potensi dilakukan untuk mengetahui bidang yang lebih menonjol dari setiap siswa sehingga pembinaan dapat diarahkan secara lebih spesifik sesuai kemampuan masing-masing.

"Yang lebih unggul, misalnya top talent-nya berapa, 10 top talent-nya apa. Itu menjadi sasaran dan kami sudah punya gambaran bahwa ke depan anak-anak ini akan kami giring ke mana," kata dia

Ia menjelaskan pemetaan tersebut telah memberikan gambaran mengenai bidang yang lebih kuat pada masing-masing siswa, baik dalam rumpun matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA), ilmu pengetahuan sosial (IPS), maupun bahasa.

Menurut dia, pendekatan tersebut membuat sekolah lebih mudah mengarahkan siswa untuk mengembangkan kemampuan secara lebih tajam sesuai bakat yang dimiliki.

"Kalau di MIPA ya IPA, kalau di IPS ya IPS, kalau bahasa ya bahasa. Anak-anak kita ini sudah mengikuti kompetisi-kompetisi tingkat kota maupun tingkat provinsi, bahkan sampai tingkat nasional," ujarnya.

Dia mengatakan, dalam satu tahun terakhir, sejumlah siswa SRMA 40 Ambon telah menorehkan prestasi dalam berbagai bidang sebagai hasil dari pembinaan yang disesuaikan dengan potensi mereka.

Di bidang olahraga, salah seorang siswa bahkan telah mewakili sekolah mengikuti kejuaraan karate tingkat nasional untuk kelompok usia. Meskipun belum meraih juara, keikutsertaan tersebut dinilai menjadi pengalaman penting bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan dirinya.

"Untuk tingkat nasional, anak kita pernah mengikuti Kejurnas Karate. Dia sudah pergi satu kali, tetapi belum meraih juara. Namun, dia sudah sampai ke tingkat nasional," katanya.

Sementara di bidang akademik, siswa SRMA 40 Ambon berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains yang diselenggarakan Universitas Pattimura pada tingkat provinsi.

Prestasi lainnya diraih melalui kompetisi sains yang diselenggarakan Sekolah Laboratorium Universitas Pattimura. Dalam kompetisi tersebut, siswa SRMA 40 Ambon mengembangkan produk sabun berbahan ekstrak biji pala sebagai bagian dari upaya mengangkat potensi lokal.

Produk tersebut berhasil meraih juara III dalam kompetisi itu.

Selain itu, sejumlah siswa juga mengikuti Olimpiade Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh sejumlah perguruan tinggi dan berhasil meraih medali, termasuk perunggu dan perak.

Dirinya menilai capaian tersebut menjadi pemicu bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui pengalaman berkompetisi.

"Ini menjadi sebuah pemicu bagi anak-anak untuk terus berkembang. Mereka bukan hanya diarahkan untuk berprestasi, tetapi juga belajar percaya diri, disiplin, bekerja keras, dan bertanggung jawab terhadap apa yang mereka kerjakan," katanya.

Ia menambahkan, pemetaan bakat dan minat akan terus digunakan sebagai dasar pembinaan agar setiap siswa memperoleh ruang untuk berkembang sesuai potensinya.

Dengan pendekatan tersebut, SRMA 40 Ambon tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga berupaya membentuk siswa yang memiliki karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.