Seberapa Banyak Pasta Gigi yang Sebaiknya Digunakan?

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

CNN Indonesia

Selasa, 06 Okt 2026 06:45 WIB

Seberapa banyak pasta gigi yang sebaiknya digunakan?
Ilustrasi. Menurut ahli, penggunaan pasta gigi terlalu banyak malah bisa memicu dampak buruk. Berikut saran ahli tentang jumlah pasta gigi yang sebaiknya digunakan. (Dwi Lindah Permatasari)

Jakarta, CNN Indonesia --

Apa kamu termasuk boros pasta gigi? Ternyata pemakaian pasta gigi sebaiknya menyesuaikan usia.

Gosok gigi dua kali sehari bisa dibilang bare minimum perawatan gigi. Para ahli menyarankan gosok gigi setelah sarapan dan sebelum tidur demi menjaga gigi tetap bersih dan jauh dari masalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Barangkali kamu menemukan bahwa penggunaan pasti gigi lumayan boros. Anggota keluarga di rumah tidak banyak tapi satu pasta gigi ukuran besar tidak cukup untuk sebulan.

Rupanya, baik kamu maupun anggota keluarga lain menggunakan pasta gigi seperti yang ditampilkan di iklan. Pasta gigi dikeluarkan hingga menutupi seluruh permukaan sikat gigi.

Melansir dari Health, sebenarnya kamu tidak harus menggunakan pasta gigi sebanyak itu. Berikut banyaknya pasta gigi yang disarankan digunakan sesuai usia.

1. Usia dewasa

American Dental Association (ADA) menyarankan untuk menyikat gigi setidaknya selama dua menit.

Jumlah pasta gigi yang direkomendasikan sekitar berukuran kacang polong.

Pasta gigi sebenarnya tidak mutlak diperlukan untuk membersihkan gigi. Namun memakai pasta gigi dapat membantu proses pembersihan sekaligus mengatasi bau mulut dengan memberikan sensasi mint.

Selain itu , sebagian besar pasta gigi mengandung fluoride yang bermanfaat untuk memperkuat email dan mencegah kerusakan gigi.

2. Usia anak

Pada anak-anak, pasta gigi sebaiknya hanya sebanyak satu olesan di permukaan pasta gigi. Hal ini dilakukan demi memastikan anak tidak sengaja banyak menelan pasta gigi berfluorida.

Penggunaan pasta gigi terlalu banyak pada anak-anak dapat memicu dampak signifikan terlebih pada anak yang belum tumbuh gigi dewasa.

Fluorida dapat memicu fluorisis gigi pada gigi yang sedang berkembang. Fluorisis ditandai dengan perubahan warna hingga noda kuning dan coklat pada gigi dan gigi berlubang.

Sementara pada orang dewasa, penggunaan pasta gigi yang terlalu banyak mungkin terasa lebih bersih tapi sebenarnya punya dampak buruk.

"Pasta gigi mengandung surfaktan (sejenis detergen)... yang membuat gigi terasa halus, sehingga Anda mendapatkan sensasi seolah-olah gigi sudah bersih seketika, padahal mungkin Anda belum membersihkannya dengan baik," kata peneliti gigi Fridus van der Weijden mengutip dari Today.

(els)