Satpol PP Lombok Tengah tertibkan aksi balap liar

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

"Patroli siang maupun malam itu menyasar jalur akses kantor Bupati Lombok Tengah dan sekitar jalan depan Kampus IPDN,"

Lombok Tengah (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengintensifkan patroli untuk menertibkan sejumlah aksi balap liar yang terjadi di beberapa titik di wilayah setempat dalam rangka meningkatkan pengawasan dan penertiban gangguan ketenteraman dan ketertiban umum.

"Patroli siang maupun malam itu menyasar jalur akses kantor Bupati Lombok Tengah dan sekitar jalan depan Kampus IPDN," kata Kasat Pol PP Lombok Tengah Zaenal Mustakim di Lombok Tengah, Senin. 

Ia mengatakan penertiban dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait aktivitas balap motor liar yang kerap terjadi pada malam hari baik itu di jalan raya protokol maupun di beberapa ruas jalan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

"Kegiatan penertiban itu bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di kawasan perkantoran pemerintah, sekaligus menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbub) yang berlaku," ujarnya.

Dalam pelaksanaan penertiban yang dilaksanakan pada Minggu malam (20/9), petugas membubarkan kelompok yang melakukan aktivitas balap liar serta memberikan imbauan agar tidak mengulangi kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan.

"Kami masih menemukan adanya kegiatan balap liar yang dilakukan sejumlah kelompok remaja," katanya.

Satpol PP Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku serta orang tua diharapkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, sehingga tidak melakukan hal yang negatif di luar.

"Peran orang tua sangat penting dalam memberikan pengawasan terhadap anaknya, supaya mereka tidak keluar larut malam dan melakukan hal yang tidak diinginkan," katanya.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026