Helikopter HR-3601 diawaki lima orang kru dan membawa dua orang rescuer Kantor SAR Surabaya
Surabaya (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Jawa Timur, mengerahkan helikopter HR-3601 dan KN SAR 249 Permadi untuk mendukung pencarian Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak dalam pelayaran Surabaya-Banjarmasin pada Minggu.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan helikopter HR-3601 diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk mendukung Kantor SAR Banjarmasin dalam operasi pencarian.
"Helikopter HR-3601 diawaki lima orang kru dan membawa dua orang rescuer Kantor SAR Surabaya," kata Nanang di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan helikopter tersebut diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB untuk selanjutnya berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR yakni Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana.
Baca juga: Kapal Virgo bawa 243 orang hilang kontak di perairan Laut Jawa
Sebelumnya, kata dia, Kantor SAR Surabaya juga memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB menuju area pencarian.
"KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa empat orang rescuer Kantor SAR Surabaya serta dua orang Polairud Polda Jatim," ucapnya.
Dengan kecepatan 14 knot, lanjutnya, KN SAR 249 Permadi diperkirakan tiba di area pencarian pada pukul 21.30 WIB untuk mendukung operasi pencarian kapal yang diketahui membawa 243 orang tersebut.
Menurut Nanang, Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk saat dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Baca juga: Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan kapal di Laut Jawa
Kantor SAR Banjarmasin yang menerima informasi tersebut kemudian memberangkatkan satu tim penyelamatan menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA untuk melanjutkan perjalanan ke perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241.
"Tim tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk mencapai lokasi perkiraan posisi terakhir Kapal Virgo Transport 8," tuturnya.
Selain SAR Surabaya, personel Pos SAR Sumenep juga berkoordinasi dengan SROP Masalembu untuk melakukan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Menurut dia, pemapelan dilakukan untuk menyebarluaskan informasi mengenai hilangnya Kapal Virgo Transport 8 sehingga kapal yang menemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut dapat segera memberikan informasi kepada tim SAR gabungan.
"Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan dukungan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.
Baca juga: Polda Kalsel siagakan RS Bhayangkara, siap tangani korban Kapal Virgo
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.