Samsung Galaxy S27 bakal Diperkuat Baterai Silikon-Karbon?

calendar_today 28.07.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Samsung memperkenalkan ponsel lipatnya, Galaxy Z Flip 8 dan Fold 8 Ultra dengan memberikan prosesor lebih tangguh, perangkat lunak lebih mulus, serta sejumlah fitur kamera baru.

Tiga perangkat tersebut juga dilengkapi dengan baterai silikon-karbon, pertama kalinya Samsung menggunakan teknologi ini pada ponselnya, hadir setelah dilakukan pesaingnya. Akan sangat menarik memikirkan dampaknya bagi seri Galaxy S27 mendatang.

Baterai silikon-karbon menawarkan kepadatan lebih tinggi dibandingkan baterai konvensional. Hal ini berarti kapasitas baterai dapat ditingkatkan tanpa harus memperbesar ukuran fisik baterai, atau memperkecil namun tetap mempertahankan kapasitas yang sama. Samsung tampaknya menggunakan kedua pendekatan tersebut pada perangkat-perangkat terbarunya.

Dikutip dari Android Authority, Selasa (28/7/2026), baterai Galaxy Z Fold 8 Ultra berkapasitas 5.000 mAh dengan bodi sama seperti Galaxy Z Fold 7 yang didukung baterai 4.400 mAh.

Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 didesain pendek, lebar, dan sangat tipis. Meskipun demikian, baterainya berkapasitas 4.800 mAh. Terakhir, Galaxy Z Flip 8 memiliki kapasitas baterai 4.300 mAh sama dengan model sebelumnya namun desain lebih tipis.

Samsung belum mengonfirmasi apakah seri Galaxy S27 akan didukung baterai silikon-karbon. Namun, tampaknya sudah bisa dipastikan, ponsel generasi berikutnya akan mengusung teknologi ini mengingat insiden seperti Galaxy Note 7.

Salah satu kekurangan teknologi silikon-karbon adalah lebih rentan memuai dibandingkan baterai konvensional. Produsen mengatasi masalah ini dengan menggunakan sedikit kandungan silikon, bersamaan dengan struktur yang diperkuat dan teknologi lainnya.

Hal ini merupakan upaya rumit, mengingat Samsung bisa mengintegrasikan teknologi baterai baru dengan aman pada ponsel lipat super tipisnya, semestinya bukan perihal sulit bagi seri Galaxy S27.

Galaxy S26 versi standar membawa baterai berkapasitas 4.300 mAh dengan perubahan layar dari 6.1 inci ke 6.3 inci. Masuk akal jika Galaxy S27 varian dasar dapat mempertahankan kapasitas ini sembari beralih ke layar atau desain lebih tipis.

Sebagai alternatif, perusahaan dapat mempertahankan desain Galaxy S26 sambil meningkatkan ukuran baterai.

Rumor juga mengatakan teknologi baterai ini kemungkinan akan digunakan pada Galaxy S27 Pro. Ponsel ini diprediksi hadir dengan layar 6.47 inci, kemungkinan akan ditempatkan di antara S26 dan S26 Plus.

Bocoran yang kebenarannya belum pasti juga menyebutkan adanya baterai berkapasitas 5.000 mAh, setara dengan S26 Ultra. Klaim tersebut kini terdengar masuk akal mengingat Samsung telah mengadopsi teknologi ini.

Galaxy S27 disebutkan kemungkinan berkapasitas 5.300 mAh hingga 5.500 mAh jika melihat kehadiran Z Fold 8 Ultra. Hal ini bisa saja akan ditandai sebagai peningkatan baterai pertama pada seri ultra sejak Galaxy S21 Ultra pada 2021.

Bahkan, perusahaan bisa menawarkan peningkatan dari segi bobot, ketebalan, atau ukuran keseluruhan ponsel. Baterai berkapasitas 5.400 mAh akan mencapai batas maksimal bagi baterai sel tunggal di pasar seperti Uni Eropa, di mana menerapkan regulasi ketat mengenai baterai berkapasitas besar.

Jika lebih besar lagi, Samsung harus beralih ke desain baterai sel ganda demi bersaing dengan OnePlus, Xiaomi, dan HONOR, meskipun kecil kemungkinannya.

Baterai silikon-karbon akan sangat penting jika Samsung akan meluncurkan Galaxy S27 Edge. Pada Galaxy S25 Edge tahun lalu, Samsung memberikan desain sangat tipis namun mengabaikan kapasitas baterai yang hanya 3.900 mAh.

Bahkan jika peningkatan kapasitas pada seri Galaxy S27 tidak besar, masih ada daya tahan baterai luar biasa berkat keahlian Samsung dalam optimalisasi baterai. Perusahaan sudah lama dikenal karena kemampuannya memaksimalkan daya baterai pada ponselnya, sehingga akan sangat menarik jika perusahaan menggunakan baterai berkapasitas lebih besar lagi.

Bagian Tersulit sudah Terlalui

Meskipun disebutkan telah ditunggu selama dua tahun bagi Samsung mengadopsi baterai silikon-karbon, perusahaan masih saja menggunakan baterai berkapasitas sama, atau memberikan peningkatan kecil.

Faktor pertimbangan ini kemungkinan karena keselamatan dan keandalan serta kemungkinan besar biaya. Tetapi, begitu ponsel Galaxy terbaru kini memiliki teknologi ini, peluang inovasi terbuka lebar.

Sudah jelas Galaxy S27 akan mengadopsi solusi baterai baru ini, mengingat sulitnya mengintegrasikan baterai silikon-karbon ke ponsel lipat.

Namun, jika seri S27 tidak menggunakan baterai berkapasitas besar, hal ini membuka jalan untuk peningkatan desain dan perangkat lebih ringkas, sekaligus memberikan ruang bagi fitur-fitur lain.