RSUD Cimacan: Delapan korban kecelakaan jalur Puncak masih menjalani perawatan - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Cianjur (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat delapan dari 12 orang korban kecelakaan beruntun di jalur Puncak-Cipanas masih menjalani perawatan intensif karena luka yang diderita.

Dirut RSUD Cimacan dr Cok Agung Dharma Putra di Cianjur, Sabtu, mengatakan satu korban meninggal sudah diambil pihak keluarga, sedangkan tiga korban meninggal asal Lampung masih tersimpan di ruang jenazah.

"Hingga Sabtu siang tiga jasad korban meninggal yang merupakan warga Lampung masih menunggu kedatangan pihak keluarga, sedangkan korban lainnya warga Cianjur sudah diambil pihak keluarga guna dimakamkan, delapan orang masih menjalani perawatan," katanya.

Dia menjelaskan, tiga korban meninggal asal Lampung berasal dari satu kendaraan minibus dengan penumpang tujuh orang. Kondisi kendaraan mereka rusak berat setelah dihantam truk, sehingga sebagian besar korban mengalami luka cukup serius.

"Seluruh korban kecelakaan beruntun mengalami cedera pada bagian kepala dan patah tulang pada sejumlah bagian tubuh. Lima korban luka berat masih kita pantau, ketika kondisinya masih tidak stabil akan rujuk ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang lebih tinggi," katanya.

Para korban terdiri atas tujuh laki-laki dan lima perempuan, termasuk seorang anak berusia 15 tahun. Korban meninggal dunia semuanya dewasa, dua orang laki-laki dan dua orang perempuan.

Seperti diberitakan, empat orang tewas dalam kecelakaan beruntun diduga akibat truk yang melaju dari arah Puncak menuju Cipanas mengalami rem blong saat memasuki jalan menurun di Desa Ciloto, sehingga menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan, Jumat malam.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.