Reza Arap Debut Jadi Sutradara Lewat Film Harusnya Horror, AAA Clan Jadi Pemainnya

calendar_today 14.08.2026 - person  - timer ~

Jadi intinya...

  • Reza Arap debut sebagai sutradara film "Harusnya Horor", tayang 20 Agustus 2026.
  • Film ini dibintangi Arap, mendiang Lula Lahfah, dan AAA Clan, sebagai eksplorasi skill baru.
  • Arap puas dengan akting pemain dan ingin terus eksplorasi diri serta teman-temannya di perfilman.

Liputan6.com, Jakarta - Reza Oktovian atau yang akrab disapa Reza Arap selama ini menyandang banyak titel, mulai dari YouTuber, musisi, hingga selebgram. Kini, ia menyandang titel baru yaitu sebagai sutradara film yang bertajuk Harusnya Horor. Film ini akan tayang serentak di Bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026 mendatang.

Film ini menjadi garapan pertama Reza Arap yang diperankan oleh dirinya sendiri bersama mendiang Lula Lahfah, dan AAA Clan yang berisi Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Arianto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe).

Bersama dengan teman-teman AAA Clan, Arap ingin mengeksplor dirinya dan melatih skill-skill baru, terutama di dunia perfilman.

“Niat utama gua pribadi gua pengen bisa eksplor diri gua sendiri, skill set-skill set yang baru, dan juga pengen yang lain juga bisa ngebuka skill set yang baru juga which is acting,” ungkap Arap dalam jumpa pers film Harusnya Horor yang dihelat di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Kepuasan Arap dengan Akting Para Pemain

Sebagai film pertama bagi kebanyakan dari teman-teman AAA Clan, Arap sebagai sutradara memberikan apresiasinya dengan apa yang sudah para pemainnya berikan untuk film tersebut.

“Jadi kalau dibilang apakah puas atau dibilang puaskah sama akting-akting semuanya di sini? Otomatis puas karena mereka sudah memberikan yang terbaik apalagi untuk pertama kalinya,” tutur Arap.

Selain itu, musisi berusia 38 tahun tersebut juga mengungkapkan keinginannya untuk terus mengeksplor dirinya dan juga teman-temannya.

“Tapi di sisi lain gua pengen diri gua sendiri juga eksplor lagi, mereka juga eksplor lagi. I mean di dunia perfilman itu luas dan gua pengen mereka bener-bener bisa eksplor bukan cuma dari segi karakter tapi lebih ke ketemu orang-orang barunya sih, karena dari situ lah yang akan membentuk pribadi mereka ke depannya,” ujarnya.

Tanggapan Arap untuk Membuat Film Lain

Reza Arap dalam konferensi pers film Harusnya Horror di Jakarta, Kamis  (13/8/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Perbesar

Reza Arap dalam konferensi pers film Harusnya Horror di Jakarta, Kamis (13/8/2026). (Liputan6.com/Nola Vemiliana)

Di sisi lain, Arap memberikan tanggapannya untuk membuat film yang lain setelah film pertamanya ini selesai.

“Kalau untuk film selanjutnya kasarnya entah pertanyaannya sekuel, film yang berbeda, atau dengan treatment yang berbeda gitu ke depannya. Gua cuma bisa jawab liat aja hasilnya dulu semoga hasilnya yang ini bisa diterima dengan baik,” tuturnya.

Sinopsis Film Harusnya Horror

Mati penasaran gara-gara tak sempat nonton ending anime favorit adalah nasib buruk seorang setan wibu penakut yang tidak menyeramkan bagi manusia. Agar diizinkan menonton episode terakhir itu, ia diberi tugas mustahil oleh akhirat yaitu mengganggu 100 ribu manusia agar takut padanya.

Di sisi lain, ada grup content creator yang sedang kesulitan bertemu dengan sang setan wibu. Benar saja, mereka tidak takut pada sang setan dan malah menjadikannya talent untuk konten mereka.

Setelah grup content creator dan setan wibu itu meraih popularitas, setan wibu terbelenggu antara menonton ending anime atau menyelamatkan teman-teman content creator yang sudah menjadi tempat nyaman untuknya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Potret Ummi Quary Jalani Umroh untuk Kedua Kalinya, Bagikan Curahan Hati