Review Nothing Ear (3a), TWS Rp1 jutaan yang punya fitur rekam audio - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 15.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Nothing resmi meluncurkan perangkat true wireless audio (TWS) terbarunya, Nothing Ear (3a) di Indonesia pada bulan Juli lalu yang tidak hanya berfungsi untuk mendengar musik atau panggilan, tapi juga mampu merekam audio secara langsung di earbuds

ANTARA berkesempatan menjajal Nothing Ear (3a) varian warna hitam. Berikut ulasan lengkapnya setelah dua minggu pemakaian.

Desain

Nothing Ear (3a) tetap menonjolkan ciri khas desain perangkat Nothing lainnya yakni menonjolkan desain transparan.

Ciri khas tersebut terlihat dari desain casing-nya yang sebagian besar transparan, kecuali pada tempat penyimpanan earbuds yang berwarna hitam.

Untuk earbuds, Nothing juga menonjolkan ciri khas desainnya dengan bagian tangkai yang dibungkus oleh lapisan transparan yang memperlihatkan komponen interior.

Casing Nothing Ear (3a) hadir dalam bentuk persegi panjang dengan ujung membulat mirip kapsul yang memberikan kesan lebih premium dan stylish. Desainnya berbeda dari saudara, Nothing Ear 3, yang berbentuk kontak.

Namun karena desain kapsul ini, casing Nothing Ear (3a) cukup terasa besar dan tebal saat disimpan di saku celana.

Nothing juga menambahkan indikator lampu yang menunjukkan sisa daya baterai pada casing tanpa perlu membuka aplikasi.

Dalam paket penjualannya, Nothing menyediakan empat pilihan eartip dengan ukuran berbeda sehingga pengguna dapat memilih ukuran yang paling sesuai agar earbud terasa nyaman saat digunakan dalam jangka waktu lama.

Nothing Ear (3a) mengantongi sertifikasi IP54 yang membuatnya cukup terlindungi dari keringat dan cipratan air ringan, sehingga masih aman digunakan saat berolahraga lari atau gym.

Tampilan Nothing Ear (3a). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Kualitas suara dan fitur peredam bising

Nothing Ear (3a) dibekali driver dinamis 12 mm yang menghasilkan karakter suara jernih dengan bass cukup kuat dan bertekstur.

Pada model ini Nothing tampak memberikan peningkatan pada sektor bass sehingga musik dari berbagai genre terdengar lebih dalam dan menggelegar.

Saat digunakan mendengarkan lagu-lagu musisi jadul seperti The Beatles dan Queen, komposisi suara yang dihasilkan terasa cukup seimbang. Bagian instrumen dan vokal sama-sama terdengar dengan jelas dan jernih serta tidak membuat telinga cepat lelah.

Kualitas suara yang dalam dan jernih juga terasa saat digunakan untuk menonton film maupun video YouTube.

Pengguna dapat menyesuaikan karakter suara melalui aplikasi Nothing X. Bagi yang tidak ingin mengatur equalizer secara manual, tersedia pula sejumlah pengaturan dari komunitas Nothing yang dapat digunakan.

Untuk navigasi, Nothing menggunakan mekanisme pinch control atau dengan mencubit bagian tangkai earbud. Respons tekanannya cukup akurat untuk menjalankan berbagai perintah, terdapat bunyi penanda saat earbuds merespon cubitan pengguna.

Namun, Nothing Ear (3a) belum menyediakan kontrol usap (swipe) untuk mengatur volume secara langsung. Artinya, pengguna masih perlu mengambil ponsel ketika ingin menaikkan atau menurunkan volume.

Sementara itu, Nothing memiliki fitur peredam suara bising aktif atau Active Noise Cancellation (ANC) Nothing Ear (3a) sampai 45Db.

Peredamnya cukup efektif saat digunakan di ruangan minim suara atau kafe. Suara AC, kipas, atau suara latar yang tidak terlalu bising bisa diredam dengan baik.

Namun, ketika digunakan di luar ruangan yang sangat bising atau jalan raya, ANC Nothing Ear (3a) belum sepenuhnya mampu mengisolasi suara dari lingkungan sekitar. Akibatnya, beberapa bagian detail musik dapat masih sedikit tersamarkan oleh kebisingan dari luar.

Tetapi untuk penggunaan sehari-hari, fitur ANC yang ditawarkan untuk ukuran TWS dengan harga Rp1 jutaan sudah memiliki performa cukup baik.

Baterai

Untuk daya tahan baterai, Nothing Ear (3a) diklaim mampu digunakan hingga 10 jam dengan ANC nonaktif dan sekitar 6 jam saat ANC aktif dalam sekali pengisian daya. Earbuds-nya memiliki kapasitas baterai 55 mAh sedangkan casing memiliki kapasitas 500 mAh.

Jika dihitung bersama charging case, total waktu penggunaan mencapai 42 jam tanpa ANC dan 25 jam dengan ANC aktif. Durasi tersebut terbilang cukup untuk menunjang penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang sering berpergian.

Nothing Ear (3a) juga mendukung fitur pengisian daya cepat (fast charging). Nothing mengklaim pengisian selama lima menit sudah cukup untuk waktu penggunaan hingga satu jam dengan kondisi fitur ANC nonaktif.

Dengan begitu, pengguna tidak perlu cemas ketika lupa mengisi daya dan membutuhkan earbud dalam waktu singkat.

Berdasarkan penggunaan sehari-hari, daya tahan baterainya juga terasa cukup mendekati klaim tersebut. Dengan kondisi casing terisi penuh dan durasi rata-rata penggunaan earbuds satu sampai dua jam per hari, dayanya masih berada di angka 30 persen saat dua minggu dipakai.

Audio Snapshot

Fitur yang menjadi pembeda sekaligus diunggulkan Nothing Ear (3a) adalah Audio Snapshot. Dengan fitur ini, pengguna dapat menyimpan rekaman audio langsung di earbuds tanpa perlu membuka aplikasi di ponsel. TWS ini dibekali penyimpanan internal 32 MB atau 16 MB pada masing-masing earbud.

Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pengguna hanya perlu mencubit kedua earbuds secara bersamaan untuk mulai merekam.

Nothing Ear (3a) juga dapat menangkap audio hingga 30 detik sebelum gestur perekaman dilakukan sehingga pengguna tetap bisa merekam percakapan atau bagian lagu menarik yang baru saja terlewat.

Nothing Ear (3a) memungkinkan pengguna merekam percakapan telepon maupun rapat secara langsung melalui earbuds. Durasi rekamannya bisa mencapai dua jam.

Rekaman tersebut kemudian otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Nothing X setelah earbuds terhubung ke ponsel.

Pengguna selanjutnya dapat memutar ulang, membagikan rekaman, atau mengubahnya menjadi teks melalui fitur transkripsi.

Sebagai catatan, layanan transkripsi otomatis di Nothing X tersedia gratis selama tiga bulan pertama dengan batas durasi tertentu setiap bulan.

Setelah masa coba gratis berakhir, pengguna perlu berlangganan Nothing X Pro untuk tetap menggunakan fitur transkripsi. Sementara itu, fungsi perekaman audio dan panggilan tetap dapat digunakan secara gratis.

Kesimpulan

Nothing Ear (3a) tersedia dalam empat pilihan warna yakni hitam, putih, kuning, dan merah muda. Di Indonesia, Nothing Ear (3a) dibanderol dengan harga Rp1.699.000.

Nothing Ear (3a) bisa jadi pilihan buat pengguna yang mencari TWS dengan desain keren dan tampil beda dari TWS pada umumnya.

Di kisaran harga Rp1 jutaan, TWS ini cukup menarik untuk dipertimbangkan karena menawarkan kualitas suara dan fitur yang tergolong lengkap dan mumpuni di kelasnya.

TWS ini juga bukan sekadar buat mendengarkan musik. Fitur Audio Snapshot membuatnya jadi perangkat penunjang produktivitas sehari-hari, terutama bagi pengguna yang sering merekam rapat, mencatat materi belajar, atau perlu merekam audio secara spontan.

Nothing Ear (3a) ini sudah tersedia sejak 27 Juli 2026 dan dapat dibeli melalui kanal penjualan resmi Nothing maupun mitra resmi perusahaan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Review Nothing Ear (3a), TWS Rp1 jutaan yang punya fitur rekam audio

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.