Liputan6.com, Jakarta Resep Budae Jjigae makin sering diburu sejak sup satu panci ini rutin muncul di adegan drama Korea. Kuahnya merah menyala dengan cita rasa pedas, gurih, dan hangat, ditambah isian meriah mulai dari sosis, ham, tahu, jamur enoki, kimchi, hingga mi instan. Tak heran hidangan ini selalu menggoda untuk disantap ramai-ramai, apalagi saat cuaca dingin atau hujan. Bagi pemula, ada pula resep budae jjigae yang simpel untuk latihan.
Di balik tampilannya yang menggugah, budae jjigae menyimpan kisah panjang. Hidangan ini diciptakan setelah Perang Korea (1950-1953), saat pasukan Amerika Serikat bermarkas di kota Uijeongbu, sebelah utara Seoul. Warga yang kekurangan pangan memanfaatkan makanan olahan sisa dari pangkalan militer AS, lalu memasaknya bersama kimchi dan gochujang menjadi sup pangkalan militer Korea.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324222/original/070084700_1786694448-b68ab08e-4f2e-4999-ab88-26f3034d00ef.jpg)
Perbesar
Budae jjigae adalah rebusan pedas khas Korea Selatan yang memadukan kimchi dan gochujang dengan sosis, ham, dan mi instan. Mengutip My Korean Kitchen, secara harfiah budae berarti pangkalan militer dan jjigae berarti sup atau rebusan kental, sehingga namanya sering diterjemahkan sebagai "sup pangkalan militer" atau army stew. Mengacu pada laporan Smithsonian Magazine, hidangan ini adalah buah pertemuan dua tradisi kuliner, Korea dan Amerika, yang lahir dari relasi masa perang.
Sejarah budae jjigae bahkan sempat dianggap kelam. Grace M. Cho, sosiolog sekaligus penulis buku Tastes Like War, dikutip dari Atlas Obscura, menggambarkan hidangan ini sebagai "bencana kuliner sekaligus simbol ikonik imperialisme Amerika Serikat." Meski begitu, di tangan generasi muda, sup ini berubah menjadi comfort food yang dinikmati tanpa beban sejarah.
Sekilas budae jjigae mirip kerabatnya sesama jjigae, tetapi bahan intinya berbeda. Sundubu jjigae berbasis tahu sutra yang lembut, sedangkan kimchi jjigae berporos pada kimchi matang. Budae jjigae justru menonjolkan campuran daging olahan ala Amerika yang berpadu dengan mi instan dan kuah pedas, satu dari sekian makanan pedas Korea Selatan yang digemari.
Salah satu keunggulan resep budae jjigae rumahan adalah bahannya fleksibel dan mudah dijumpai di supermarket. Berikut takaran untuk 3-4 porsi.
Beberapa bahan memegang peran kunci. Gochujang adalah pasta cabai fermentasi yang memberi warna merah sekaligus rasa manis-pedas berumami, sementara kimchi menyumbang keasaman yang menyegarkan. Tekstur datang dari jamur enoki dan tteok atau kue beras, sedangkan protein bisa disesuaikan lewat sosis dan mi instan sesuai isi kulkas. Sebagai catatan, ada beragam manfaat jamur enoki yang menjadikannya isian relatif ringan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324223/original/085397000_1786694448-b09facb0-9f9e-4d38-8e54-f5fe3e1f9a80.jpg)
Perbesar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324224/original/006688500_1786694449-ef63b9d6-47b8-49c9-840d-9f6417297ef3.jpg)
Perbesar
Daya tarik lain budae jjigae adalah keluwesannya, sehingga mudah memadukan cita rasa Korea dengan selera Indonesia. Berikut beberapa variasi yang bisa dicoba.
Versi halal. Ganti spam atau ham babi dengan luncheon meat maupun sosis berbahan sapi atau ayam, lalu pastikan kimchi dan gochujang yang digunakan berlabel halal. Cita rasa gurih dan pedasnya tetap terjaga.
Versi tanpa gochujang. Bagi yang tidak tahan pedas atau kehabisan stok, budae jjigae tanpa gochujang bisa disiasati dengan campuran saus tomat, sedikit pasta cabai ringan, dan kaldu yang kuat. Kamu juga bisa membuat bumbu ala kimchi sendiri untuk menambah dimensi rasa.
Versi creamy. Tambahkan lebih banyak keju slice atau sedikit susu di akhir pemasakan untuk kuah yang lebih lembut dan gurih, cocok bagi penyuka tekstur creamy.
Budae jjigae berisi perpaduan bahan Korea dan makanan olahan ala Amerika. Isian umumnya meliputi kimchi, gochujang, sosis, ham atau spam, tahu, jamur, mi instan, dan keju yang direbus bersama dalam kuah pedas. Komposisinya sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan isi kulkas.
Keduanya sama-sama jjigae atau rebusan pedas khas Korea, tetapi bahan intinya berbeda. Kimchi jjigae menjadikan kimchi matang sebagai bintang utama, sedangkan budae jjigae menonjolkan daging olahan seperti sosis dan ham ditambah mi instan. Karena itu, budae jjigae terasa lebih ramai isian dan mengenyangkan.
Simpan sisa kuah beserta isian dalam wadah tertutup di kulkas dan habiskan dalam satu sampai dua hari. Sebaiknya pisahkan mi supaya tidak lembek saat dipanaskan ulang. Untuk daging olahan yang belum dimasak, bekukan agar lebih awet dan siap dipakai membuat budae jjigae berikutnya.