Jumat, 2 Oktober 2026 19:52 WIB
Salah satu kelompok peserta karawitan mengikuti kegiatan lomba di Parakan, Temanggung, Jumat (2/10/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 84 kelompok seni berasal dari kalangan siswa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengikuti lomba karawitan dan tari kreasi baru untuk mengembangkan bakat serta kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap seni dan budaya daerah.
Ketua panitia lomba itu, Imam Mustaqim Halim, di Temanggung, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat seni, khususnya karawitan dan tari kreasi.
Kegiatan yang digelar di Kampus II SMK Bhumi Phala Parakan tersebut, salah satu upaya mengenalkan, mempelajari, dan melestarikan kesenian tradisional agar tetap berkembang di tengah perubahan zaman.
Menurut dia, perkembangan modernisasi yang memengaruhi pola pikir dan pergaulan generasi muda menjadi salah satu alasan pentingnya menghadirkan kegiatan yang dapat mendekatkan siswa dengan kebudayaan daerah.
"Belakangan ini arus modernisasi mengubah pola pemikiran anak-anak dan pergaulan mereka yang cenderung kebarat-baratan. Oleh karena itu, kami menginisiasi kegiatan ini agar mereka bisa melestarikan budaya, paling tidak dimulai dari tingkat dasar di sekolah-sekolah," katanya.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan memainkan berbagai instrumen gamelan, mengolah vokal, serta menampilkan tari kreasi yang memadukan unsur gerak tradisional dan modern.
Melalui kegiatan itu, katanya, siswa tidak hanya dituntut mampu menampilkan karya seni, tetapi juga belajar membangun kerja sama, kedisiplinan, dan kepercayaan diri dalam berkesenian.
Seorang peserta tari kreasi, Genida Melanita, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan yang memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengenal dan menampilkan kesenian tradisional.
Ia mengatakan dalam perlombaan tersebut kelompoknya membawakan tari Jaran Kepang Temanggungan yang menjadi salah satu kesenian khas daerah setempat.
"Saya lebih suka jaranan karena selain menarik, tarian ini juga memberikan ruang untuk berkreasi," katanya.
Seorang peserta lomba karawitan, Rivalda Arlan, mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan seni tradisional di kalangan anak muda.
Menurut dia, minat generasi muda terhadap kesenian tradisional perlu terus ditumbuhkan melalui kegiatan yang memberikan ruang bagi mereka untuk belajar dan berlatih secara langsung.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.