AKURAT.CO PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo melatih 211 petani kelapa sawit swadaya di Jambi untuk meningkatkan kemampuan mengelola kebun, memanen tandan buah segar (TBS), hingga menangani hasil panen.
Pelatihan ini diarahkan untuk memperbaiki praktik budi daya dan menjaga kualitas bahan baku yang dipasok ke industri pengolahan sawit.
Pelatihan yang bekerja sama dengan IPB Training tersebut berlangsung selama satu minggu sejak 10 Oktober 2026 di Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi.
Baca Juga: Laba Bersih PTPN IV PalmCo Naik 88,5 Persen ke Rp7,08 Triliun di 2025
Peserta berasal dari empat kabupaten, yakni Batanghari, Sarolangun, Tebo, dan Merangin.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan peningkatan produktivitas industri sawit perlu melibatkan pekebun rakyat, tidak hanya mengandalkan pengelolaan perkebunan milik perusahaan.
“PTPN IV PalmCo tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas kebun perusahaan, tetapi juga berkomitmen mendukung kemajuan petani sawit rakyat. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kami ingin mendorong pekebun agar mampu menerapkan praktik budi daya yang baik, menghasilkan panen berkualitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Materi pelatihan mencakup pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM), teknik panen, dan penanganan pascapanen.
Kegiatan dilakukan melalui pembelajaran di kelas dan praktik lapangan agar petani dapat memahami penerapan teknik budi daya dalam aktivitas perkebunan sehari-hari.
Baca Juga: Karhutla Kalimantan, PTPN IV Salurkan 11,2 Juta Liter Air Bersih
Pemeliharaan tanaman pada fase TBM menjadi salah satu fokus pelatihan. Pada tahap ini, perawatan tanaman, pemupukan, serta pengendalian gulma dan hama menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan sebelum tanaman memasuki masa menghasilkan.