Senin, 24 Agustus 2026 15:43 WIB
PT Vale Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur. ANTARA/HO-Humas PT Vale Indonesia
Palu (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, dan obat-obatan bagi korban gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) dini hari.
"Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana," kata Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale Indonesia Abu Ashar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin.
Penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian perusahaan tambang dan pengolahan nikel terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi.
"Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara sebangsa yang menghadapi bencana di NTT," ujar dia.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan PT Vale Indonesia yang diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT yang kemudian disalurkan kepada penyintas bencana.
Menurutnya, keberlanjutan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi, tetapi juga membangun kepedulian dan solidaritas ketika masyarakat di tanah air menghadapi situasi sulit.
"Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di NTT," kata dia.
Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian berakhir pada pukul 07.30 WIB.
BNPB melaporkan lindu yang terjadi di NTT menyebabkan 31 orang meninggal dunia di Manggarai, 30 di Manggarai Timur, sembilan di Sikka, dua di Ende, satu di Manggarai Barat, 13 di Nagekeo dan empat orang di Ngada.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PT Vale salurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi NTT
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026