Jumat, 4 September 2026 20:01 WIB
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Ferdyan Hijrah Kusuma. ANTARA/Zuhdiar Laeis
Semarang, Jateng (ANTARA) - PT PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur Gardu Induk 150 kV KEK Kendal serta transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kendal Incomer untuk mendukung kebutuhan kelistrikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Ferdyan Hijrah Kusuma di Semarang, Jumat, mengatakan proyek itu ditargetkan beroperasi akhir 2026.
Menurut dia, progres pengadaan lahan untuk pembangunan gardu induk dan transmisi telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Dengan dukungan pemerintah dan sejumlah pemangku kepentingan di Jawa Tengah, seluruh tapak tower yang dibutuhkan telah dapat memasuki tahap konstruksi.
"Untuk pengadaan lahan gardu induk serta transmisi, Alhamdulillah dengan dukungan stakeholder dan Pemerintah Provinsi Jateng, untuk tapak tower dan juga gardu induk sudah bisa dikonstruksi semua," katanya.
Saat ini, kata dia, PLN masih mengejar penyelesaian proses kompensasi yang berkaitan dengan tahapan administrasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Setelah tahapan tersebut rampung, kata dia, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Ia menjelaskan pembangunan sistem jaringan kelistrikan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan KEK Kendal.
Ketersediaan listrik yang memadai dan andal dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menarik lebih banyak investor masuk ke kawasan industri tersebut.
"Intinya adalah menyuplai dan mendukung kelistrikan di KEK Kendal. Sehingga ketika ketersediaan listriknya semakin baik, tenant, yang berinvestasi di sana semakin banyak," katanya.
Bertambahnya investasi di KEK Kendal diharapkan turut membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kendal dan Jateng.
PLN menargetkan proyek tersebut dapat selesai pada penghujung tahun ini sehingga kebutuhan listrik untuk pengembangan kawasan industri dapat segera diperkuat.
"Kami targetkan proyek ini akan selesai di akhir tahun ini, sehingga kawasan ekonomi Kendal semakin segera melesat terkait dengan pertumbuhan tenant-nya," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proyek tersebut bukan pembangunan pembangkit listrik baru di kawasan KEK Kendal, namun merupakan bagian dari sistem transmisi yang akan menghubungkan kawasan industri dengan jaringan transmisi eksisting.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.