PT Flobamor mengembangkan NTT Mart untuk optimalkan bisnis UMKM

calendar_today 14.08.2026 - person  - timer ~

PT Flobamor mengembangkan NTT Mart untuk optimalkan bisnis UMKM

Jumat, 14 Agustus 2026 18:25 WIB

Image Print

Direktur Ekonomi Kerakyatan PT Flobamor (Perseroda) Leonardo Waleng (kanan pertama) beserta jajaran direksi lainnya saat memberikan keterangan pers di Kupang, NTT.  (ANTARA/Yoseph Boli Bataona)

Kupang, NTT (ANTARA) - PT Flobamor (Perseroda) mengembangkan NTT Mart untuk memperluas pemasaran produk UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami ingin memastikan fokus program ekonomi kerakyatan yang digagas Gubernur NTT dapat diwujudkan secara maksimal. Untuk itu, kami melakukan kurasi produk berbagai UMKM dalam dua bulan terakhir agar produk UMKM tidak dipandang sebelah mata, tetapi mampu menunjukkan daya saing," kata Direktur Ekonomi Kerakyatan PT Flobamor Leonardo Waleng di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan pengembangan NTT Mart menjadi salah satu bisnis utama PT Flobamor dengan rencana pembukaan tiga gerai baru di Kota Kupang pada September 2026.

Sebanyak tiga NTT Mart tersebut masing-masing berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, kawasan Kantor Gubernur NTT lama, NTT Mart Perikanan di Pelabuhan Perikanan, dan satu gerai di dalam kompleks Kantor Gubernur NTT.

Saat ini, NTT Mart di Jalan Palapa, tepatnya di depan Kantor Pos Kupang, merupakan satu-satunya gerai NTT Mart di Kota Kupang yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.

Menurut dia, pengembangan NTT Mart diarahkan untuk memperkuat pemasaran berbagai produk UMKM dan IKM daerah, mulai dari tenun ikat, kerajinan tangan, hingga produk pangan seperti kopi dan madu.

Produk yang masuk ke NTT Mart akan melalui proses kurasi, termasuk perbaikan kualitas dan kemasan agar lebih modern, higienis, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain memperluas gerai pemasaran, PT Flobamor juga menyiapkan Food Lab atau laboratorium pangan untuk mendukung peningkatan kualitas dan jaminan halal produk makanan UMKM NTT.

Pengembangan Food Lab tersebut dilakukan melalui kerja sama PT Flobamor dengan Uma Kanaru Institute.

"Kami berharap dengan adanya Food Lab, produk asal NTT bisa menembus pasar nasional dan dunia," kata Manager UMKM PT Flobamor Angge Kandidatus.

Pengembangan NTT Mart juga didukung Program Tiga Kaki yang mencakup One Village One Product (OVOP) di tingkat desa, One School One Product (OSOP) yang melibatkan siswa SMK, serta One Community One Product (OCOP) berbasis kelompok usaha bersama.

Program tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pasokan produk sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.

Melalui pengembangan gerai fisik dan pemasaran digital, NTT Mart diarahkan menjadi wadah pemasaran produk lokal sekaligus memperluas akses UMKM NTT ke konsumen dan wisatawan.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.