ILUSTRASI. Indeks Literasi Asuransi Meningkat Pesat (KONTAN/Baihaki)
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memproyeksikan kinerja unitlink berbasis saham masih konstruktif ke depannya.
Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengatakan secara keseluruhan kinerja setiap subdana dipengaruhi berbagai faktor pasar yang terus berkembang.
Secara umum, Adit memperkirakan untilink berbasis saham masih konstruktif untuk jangka menengah hingga panjang.
Baca Juga: Portofolio Didominasi Gadai Emas, Budi Gadai Berpeluang Diversifikasi ke Aset Mewah
"Meski demikian, dalam jangka pendek, tetap berpotensi mengalami volatilitas seiring dinamika pasar global dan domestik," katanya kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).
Sementara itu, Adit mengatakan untilink pendapatan tetap, campuran, maupun pasar uang memiliki daya tarik tersendiri. Sebab, unitlink tersebut melayani kebutuhan dan profil risiko nasabah yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, dia percaya pendekatan diversifikasi tetap menjadi strategi yang relevan dalam menghadapi ketidakpastian pasar, sekaligus menjaga keseimbangan antara potensi return dan risiko.
Adit bilang Prudential Indonesia menyediakan pilihan subdana unitlink yang terdiversifikasi, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran hingga saham. Dengan demikian, dia menyebut nasabah dapat menyesuaikan alokasi investasinya dengan tujuan keuangan, horizon investasi, dan profil risiko masing-masing.
"Kami meyakini bahwa keputusan investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu merupakan pendekatan yang paling tepat untuk membangun hasil investasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang," ujar Adit.
Untuk Prudential Indonesia, Adit mengatakan produk unitlink tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan premi perusahaan. Dia bilang produk tersebut memakan porsi sebesar 71% dari total pendapatan premi perusahaan pada kuartal I-2026.
Sejalan dengan tren industri, Adit mengatakan kinerja premi unitlink Prudential Indonesia menunjukkan pertumbuhan 5% Year on Year (YoY), menjadi Rp 3,9 triliun pada kuartal I-2026. Dia menyebut pertumbuhan itu turut mendorong total pendapatan premi Prudential Indonesia yang mencapai Rp 5,5 triliun, atau naik 8,2% YoY pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Transaksi BI-Fast di Perbankan Tumbuh Subur
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag