Prancis desak Israel tangkap penyerang diplomat Eropa

calendar_today 18.10.2026 - person  - timer ~

Paris (ANTARA) - Prancis mendesak Israel agar menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap para diplomat negara-negara Eropa di Desa al-Taybeh di timur laut Ramallah, Palestina dan menyeret mereka ke pengadilan.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad, juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Pascal Confavreux menyatakan Prancis mengecam keras serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap Wali Kota Aulnoye-Aymeries di al-Taybeh.

Perwakilan dari sejumlah misi diplomatik termasuk Konsul Jenderal Prancis di Yerusalem beserta mitranya dari Belgia dan Polandia juga menjadi sasaran dan mengalami pelecehan dalam serangan tersebut, katanya.

Prancis menyampaikan dukungan dan solidaritas kepada para korban serangan dan menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap misi diplomatik tersebut.

Confavreux menekankan bahwa otoritas Israel harus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengakhiri tindakan intimidasi seperti itu, dan menjamin keamanan warga sipil dan misi diplomatik sesuai dengan kewajiban Israel berdasarkan hukum internasional.

Prancis juga menegaskan lagi kecamannya terhadap kebijakan permukiman Israel. Menurutnya, kebijakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional, merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak rakyat Palestina, menjadi ancaman bagi stabilitas di wilayah Tepi Barat yang diduduki sekaligus menjadi penghambat untuk mewujudkan solusi dua negara.

Sumber: WAFA

Baca juga: Ratusan pemukim Israel serbu Makam Yusuf di Nablus

​​​​​​​Baca juga: Ratusan pemukim Israel serbu kompleks Masjid Al-Aqsa rayakan Sukkot

Baca juga: Pemukim Israel di Tepi Barat halangi kepulangan keluarga Palestina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.