Pramuka Pasaman Barat-Lapas Talu kerja sama perkuat pembinaan warga binaan

calendar_today 14.07.2026 - person  - timer ~

Simpang Empat (ANTARA) - Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 gerakan pramuka Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Talu sebagai upaya memperkuat pembinaan warga binaan, Selasa.

Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat Risnawanto di Simpang Empat, Selasa, mengatakan perjanjian ini menjadi langkah awal pelaksanaan kegiatan kepramukaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Menurutnya pendidikan kepramukaan di lingkungan Lapas bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri sehingga siap kembali diterima di tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.

"Kami ingin memberikan pembinaan karakter melalui nilai-nilai kepramukaan agar saat kembali ke masyarakat, mereka memiliki kepribadian yang lebih baik dan mampu menjalani kehidupan secara mandiri," ujar dia.

Dia mengatakan kemandirian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga kemampuan mengendalikan emosi dan mengambil keputusan yang benar.

"Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian sosial menjadi bagian penting yang akan ditanamkan melalui kegiatan pramuka," katanya.

Dia juga berpesan agar masa pembinaan di Lapas menjadi pengalaman terakhir bagi para warga binaan sehingga mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas III Talu Yongki Yulianto menyambut baik kerja sama tersebut.

Menurutnya kolaborasi dengan gerakan pramuka menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga binaan.

"Pemasyarakatan bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga membina warga binaan agar kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum, mandiri, produktif, dan memiliki karakter yang lebih baik," katanya.

Dia menilai nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, cinta tanah air, dan pantang menyerah sejalan dengan tujuan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Dia berharap program tersebut mampu menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani langsung oleh Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat Risnawanto, bersama Kepala Lapas Kelas III Talu, Yongki Yulianto.