Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan skema tarif transportasi terintegrasi yang memungkinkan masyarakat menggunakan berbagai moda transportasi umum dengan sistem pembayaran yang lebih praktis.
Baca Juga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pemerintah saat ini sedang mematangkan mekanisme integrasi tarif yang nantinya akan diterapkan pada layanan transportasi publik di Jakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Pramono, skema tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum sekaligus mendorong perpindahan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.
Baca Juga
"Kemarin kebetulan kita rapat ada dua ticketing. Satu yang per segmen, per rute. Satu yang terintegrasi. Nah yang terintegrasi pasti ada," kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca Juga
Pramono menjelaskan, dalam pembahasan yang dilakukan pemerintah terdapat dua opsi sistem tiket yang sedang disiapkan.
Skema pertama menggunakan tarif berdasarkan segmen atau rute perjalanan, sedangkan skema kedua menerapkan sistem tiket terintegrasi yang dapat digunakan lintas moda transportasi.
Ia memastikan sistem tarif terintegrasi akan menjadi salah satu kebijakan yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta.
Saat ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih menyusun mekanisme pelaksanaan agar sistem tersebut dapat berjalan secara optimal ketika mulai diberlakukan.
Menurut Pramono, penerapan tiket terintegrasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam sistem pembayaran, tetapi juga memperkuat konektivitas antar moda transportasi umum di Jakarta.
Integrasi tersebut diharapkan menciptakan perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat, terutama bagi pengguna yang harus berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya.
Selain melayani mobilitas di wilayah Jakarta, sistem tersebut juga diproyeksikan mendukung konektivitas dengan kawasan aglomerasi di sekitar ibu kota.
Dengan kemudahan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain membahas integrasi tarif, Pemprov DKI Jakarta juga masih menghitung besaran tarif untuk LRT Jakarta Fase 1B yang akan melayani rute Pegangsaan Dua-Manggarai.
Pramono memastikan besaran tarif masih dalam tahap perhitungan dan akan ditetapkan melalui mekanisme yang profesional.
Halaman Selanjutnya
Ia menegaskan bahwa berapa pun tarif yang nantinya diputuskan, pemerintah akan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat agar layanan tersebut tetap terjangkau.