Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:38 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Lapangan Tengah, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga
Para petinggi TNI-Polri mulai berdatangan di Kompleks Istana Kepresidenan, yaitu Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Suharyanto menyebut pemanggilan para pejabat tinggi TNI dan Polri adalah untuk mendengarkan arahan Presiden Prabowo.
Baca Juga
"Nanti kita dengar ya, arahan bapak Presiden," kata Suharyanto.
Informasi yang diperoleh menyebutkan agenda pertemuan tersebut akan diisi dengan taklimat atau pengarahan dari Presiden Prabowo kepada jajaran TNI dan Polri.
Baca Juga
Pemanggilan pejabat tinggi TNI-Polri ini berlangsung dua hari setelah Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan TNI harus terus menjadi tentara rakyat dan mampu menghadapi berbagai ancaman di tengah kondisi dunia yang dinilai penuh gejolak dan ketidakpastian.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo juga melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara.
Pada awal Februari 2026, Presiden Prabowo juga memanggil para pejabat TNI dan Polri di Istana, Jakarta. (Ant)
VIVA.co.id
7 Oktober 2026