Prabowo berkenan gelar rapat berkala dengan Kadin setiap tiga bulan

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan Presiden Prabowo Subianto berkenan menggelar rapat secara berkala dengan Kadin sebagai forum untuk membahas perkembangan dunia usaha dan kondisi ekonomi hingga ke daerah.

Usai pertemuan pengusaha KADIN pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat, Anin mengatakan pertemuan rutin tersebut diharapkan dapat berlangsung setiap tiga bulan dengan pembahasan yang lebih terfokus berdasarkan sektor.

"Yang paling kami sangat berterima kasih, Pak Presiden mengatakan berkenan untuk mengadakan rapat berkala dengan Kadin. Mudah-mudahan bisa tiga bulan dan nanti diminta per sektor supaya bisa lebih fokus dan tahu kondisi di lapangan sampai kepada daerah," kata Anin.

Menurut dia, dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo tersebut Kadin menyampaikan berbagai masukan yang berasal dari dunia usaha di daerah maupun asosiasi usaha nasional.

Beragam isu yang dibahas meliputi hubungan luar negeri, kecerdasan artifisial (AI), ketahanan pangan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga infrastruktur.

Selain itu, kata Anin, perwakilan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) juga menyampaikan masukan mengenai peluang pekerjaan bagi kontraktor di daerah di tengah kondisi fiskal saat ini.

Sejumlah peserta pertemuan juga mengangkat isu aspal Buton dari Sulawesi Tenggara, komoditas tembakau dari Jawa Timur, serta sektor pariwisata.

Anin menambahkan KADIN memandang komunikasi yang intensif antara pemerintah, Kadin daerah, asosiasi, dan himpunan usaha menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang memengaruhi perdagangan, investasi, serta rantai pasok dunia.

"Jadi, secara umum Kadin melihat tantangan memang banyak, tetapi kami tetap optimistis. Kami memilih meningkatkan komunikasi, terus berupaya, dan mencari berbagai terobosan di lapangan," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya mengatakan Presiden bersikap terbuka terhadap masukan yang disampaikan para pengurus dan perwakilan Kadin dari berbagai daerah.

Menurutnya, Presiden menerima dengan baik berbagai pandangan yang disampaikan dunia usaha dan menyambut positif usulan agar dialog dengan Kadin dilakukan secara berkala.

"Bapak Presiden sangat terbuka dan menerima dengan senang hati kepada KADIN. Masukan-masukan dari perwakilan KADIN sangat diterima, Presiden welcome. Tiga bulan sekali untuk ketemu dengan Kadin. Ekonomi bagaimana, lapangan pekerjaan bagaimana, peningkatan ekspor bagaimana," ujar Mulyadi.

Baca juga: KADIN luncurkan platform ekspor "We Buy From Indonesia"

Baca juga: KADIN siap bantu pemerintah capai pertumbuhan ekonomi 8 persen

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.