Polresta Bengkulu tindak 35 orang terduga anggota geng motor - ANTARA News Bengkulu

calendar_today 22.07.2026 - person  - timer ~

Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu melakukan penindakan tegas terhadap 35 orang termasuk anak di bawah umur diduga anggota geng motor yang terlibat dalam kasus pengeroyokan dan kepemilikan senjata tajam di Kota Bengkulu.

Penangkapan terhadap 35 orang tersebut merupakan hasil pengungkapan empat laporan polisi yang terjadi selama periode April hingga Juli 2026.

"Dari total terduga pelaku, sebanyak 30 orang merupakan anak yang berhadapan dengan hukum, sedangkan lima lainnya dewasa," kata Kasi Humas Polresta Bengkulu Iptu Endang Sudrajat di Kota Bengkulu, Rabu.

Ia menyebut seluruh perkara diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap memperhatikan hak-hak anak tanpa mengurangi komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum.

Saat ini, penyidik kasus geng motor tersebut masih menunggu hasil penelitian kemasyarakatan (Litmas) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bengkulu sebagai salah satu syarat pelimpahan berkas perkara tahap pertama kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu.

Selain itu, saat ini Polresta Bengkulu terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui patroli rutin dan sosialisasi yang melibatkan sejumlah pihak terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu dan lainnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid agar setiap aktivitas geng motor maupun gengster yang meresahkan masyarakat ditindak tegas, terutama jika menimbulkan korban atau mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, Polresta Bengkulu Bengkulu terus melakukan patroli pada malam hari khususnya malam Minggu guna mengantisipasi kembali terjadinya aksi kriminalitas yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang meresahkan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan, selain mencegah aksi begal, geng motor dan lainnya yang terjadi pada malam hari, patroli tersebut juga mengantisipasi terjadinya balap liar dan tawuran antar pelajar di Kota Bengkulu.

Untuk itu, pihaknya akan menindak tegas dan tidak akan mentolerir aksi tawuran atau yang mengganggu ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu.

Dengan dilaksanakannya patroli pada malam hari terakhir diharapkan dapat mencegah aksi geng motor dan lainnya serta untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat Kota Bengkulu.

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.