Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan patroli di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan kota untuk memastikan tidak ada pihak-pihak yang sengaja menimbun bahan bakar minyak (BBM) dan menjaga situasi agar tetap kondusif, Minggu malam.
"Kabar soal antrean BBM di sejumlah SPBU di Jember menjadi perhatian kami, sehingga kami lakukan patroli ke sejumlah SPBU," kata Kapolres Jember AKBP Alaiddin.
Menurut dia, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lapangan, situasi SPBU terpantau antreannya normal dan tidak sampai keluar yang dapat mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU setempat.
"Aktivitas pembelian memang mengalami peningkatan, tetapi stok BBM masih tersedia setelah kami cek kepada petugas SPBU," tuturnya.
Berdasarkan pemantauan pada Minggu hingga pukul 18.00 WIB di SPBU 54.681.25 Jalan Ahmad Yani Jember tercatat stok Pertalite 19.967 liter, Pertamax 11.000 liter, Pertamina Turbo 10.948 liter, dan Pertamina Dex 11.532 liter.
Kemudian SPBU 51.681.23 di Jalan Kenanga memiliki stok Pertalite 23.175 liter, Pertamax 7.275 liter, Bio Solar 11.828 liter, dan Pertamina Dex 22.682 liter.
Adapun di SPBU Pertamina 54.681.04 di Jalan Gajahmada tercatat stok meliputi Pertalite 4.000 liter, Pertamax 11.000 liter, Bio Solar 1.000 liter, Pertamna Turbo 7.000 liter, dan Pertamina Dex 900 liter.
"Polres Jember terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mencegah kepanikan masyarakat akibat informasi yang beredar di media sosial yang tidak benar. Stok BBM juga aman," katanya.
Ia menjelaskan sejumlah langkah dilakukan Polres Jember mulai dari patroli dan pelayanan di SPBU, koordinasi dengan pengelola untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran pasokan dari depo, hingga penjagaan guna mengantisipasi penyalahgunaan penyaluran BBM, termasuk penimbunan.
Sejauh ini aparat kepolisian juga belum menemukan indikasi adanya penimbunan BBM bersubsidi di Jember.
Polres Jember juga menyampaikan informasi melalui media sosial agar masyarakat mendapat gambaran situasi berdasarkan hasil pengecekan di lapangan.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah terpancing kabar yang belum terverifikasi," katanya.
Alaiddin mengatakan petugas akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelayanan BBM bagi masyarakat.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan stok BBM di Kabupaten Jember aman saat terjadi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di kabupaten setempat dalam beberapa hari terakhir.
"Kondisi BBM di Jember aman, karena suplai dari Pertamina baik dari Depo Banyuwangi maupun Surabaya melebihi kebutuhan BBM setiap hari," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan Jember, Sartini.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.